Home News Hukum & Kriminal Sudah Curi Bus Transjakarta, Pria Ini Nekat Gadaikan CCTV buat Bayar Tol

Sudah Curi Bus Transjakarta, Pria Ini Nekat Gadaikan CCTV buat Bayar Tol

Sudah Curi Bus Transjakarta, Pria Ini Nekat Gadaikan CCTV buat Bayar Tol

Widiynews.comBerita Terkini Hari Ini. Belum jelas apa motif yang dilakukan Sentot Setiadi, pria berusia 43 tahun yang sempat membuat heboh warga Jakarta, terutama yang sering naik bus Transjakarta sebagai transportasi utama.

Bagaimana tidak heboh, Sentot nekad “nyolong” bus Transjakarta yang ada digarasi pool Mayasari Bakti, Cijantung, Jakarta Timur, pada Selasa 25 Juli 2017 sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah berhasil, ia pun langsung nekad membawa bus tersebut.

Tanpa ditemani kenek, ia pun nekad membawa bus tersebut hingga keluar Ibu Kota menuju Pekalongan Jawa Tengah. Dalam perjalanannya, ia sempat menerobos Tol Cipali, kemudian keluar pintu Tol Brebes Timur. Yang lebih konyol lagi, karena tidak punya uang ia pun membayar tol dengan cara menggadaikan CCTV yang terpasang didalam bus berwarna bitu itu kepada petugas tol.

Aksi ini pun dibenarkan oleh Kapolsek Ciracas Kompol Tuti Aini saat ditemui para media di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, Kamis, 27 Juli 2017 malam. Menurut Tuti, karena saat mencuri bus Transjakarta, pelaku tidak membawa uang sepeser pun.

Sehingga, banyak aksi nekad yang ia lakukan demi berhasil membawa kabur bus curiannya tersebut. Selain bayar tol dengan gadaian CCTV, Sentoto juga nekat kabur dari kejaran petugas SPBU karena tidak bayar usai melakukan pengisian bahan bakar.

“Saat isi bensin kaga bayar. Dia pergi enggak bawa SIM (Surat Izin Mengemudi) dan duit sepeser pun,” tutur Tuti.

Lebih lanjut, CCTV yang sempat digadaikan oleh pelaku untuk membayar tol saat ini sudah ditebus oleh pihak perusahaan. “Pihak Mayasari Bakti telah menebus kembali CCTV tersebut,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Sentot bersama bus curiannya telah diba dihalaman Mapolsek Ciracas, sekitar pukul 21.00 WIB Kamis, 27 Juli 2017. Akibat perbuatannya, Sentot harus meringkuk didalam jeruji besi selama lima tahun. Hingga kini, Sentot masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Mari Bagikan :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here