Berita Terbaru Hari Ini : Lagi, Ahok Pilih Tak Hadir dalam Sidang Buni Yani

Berita Terbaru Hari Ini : Lagi, Ahok Pilih Tak Hadir dalam Sidang Buni Yani

Berita Terbaru Hari Ini : Lagi, Ahok Pilih Tak Hadir dalam Sidang Buni Yani

Widiynews.com – Tersangka kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali tidak hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan tersangka kasus dugaan UU ITE Buni Yani.

Kepastian ini disampaikan oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan yang digelar di gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Jalan Seram, Kota Bandung, Selasa (15/8/2017).

Berita Terpopuler : Iniloh Barang Berharga Milik Bos First Travel yang Disita Polisi

Tim JPU mengatakan, pihaknya sudah melayangkan panggilan untuk ketiga kalinya kepada Ahok. Namun, karena Ahok saat ini sedang menjalani masa tahanan ia memilih untuk tidak datang dalam sidang tersebut.

JPU juga memitna agar ketidakhadiran Ahok dapat terwakili dengan adanya berita acara pemriksaan (BAP) yang ditulis oleh Ahok sendiri. “Kami sudah kirimkan surat panggilan yang ketiga. Namun demikian ada surat pernyataan (BAP) sekiranya mohon kepada majelis bisa dibacakan. Begitu juga dari pihak LP Cipinang tak memberikan izin dengan alasan tertentu,” ujar salah seorang anggota JPU.

Sementara itu, salah satu tim penasihat Buni Yani menilai, ketidak hadiran Ahok dalam beberapa sidang dianggap tidak objektif. Menurutnya, alasan tidak hadir karena terkendala jarak pun dianggap sangat diskriminatif.

“Sangat tidak adil yang mulia. Kami minta dihadirkan. Karena dalam catatan tersebut diduga tidak valid sesuai dengan pasal 162 KUHP. Yang bersangkutan tidak punya alasan untuk tidak datang ke sini,” ucap salah seorang tim penasihat hukum Buni Yani.

Seperti diketahui, hari ini sidang kasus dugaan UU ITE Buni Yani kembali digelar. Sidang yang sudah masuk ke sembilan kalinya ini mengagendakan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang memberatkan bagi terdakwa.

Dalam sidang kali ini, ada sempat saksi yang dihadirkan oleh JPU, yakni saksi Digital Forensik, ahli agama, ahli bahasa dan Sisiolog. “Maka dengan ini kami memohon kiranya untuk keterangan saksi Basuki bisa dibacakan karena kita sudah pelajari dan dia sudah disumpah di depan penyidik,” tambahnya.

Baca Juga : Kedatangan Ahok dalam Sidang Buni Yani Tidak Wajib?