Ini Motif Dodik Ikhwanto Hina Ibu Negara Iriana Jokowi di Media Sosial!

Ini Motif Dodik Ikhwanto Hina Ibu Negara Iriana Jokowi di Media Sosial!

WIDIYNEWS.COM – Motif utama pelaku penghina Ibu Negara Iriana Widodo, Dodik Ikhwanto di media sosial (Instagram) adalah karena dirinya tidak suka dengan pemerintahan yang saat ini sedang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto. Menurutnya, dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh penyidik, Dodik mengaku memposting foto sejumlah foto-foto Ibu Iriana dengan motivasi kecewa dengan rezim pemerintahaan saat ini.

Dari sejumlah pemeriksaan yang dilakukan, Agung mengatakan, pihaknya berhasil menemukan sejumlah foto Iriana yang diedit hingga sedemikian rupa dengan disertai tulisan kata-kata yang tidak pantas. Bahkan, ada sejumlah foto-foto lain yang berhasil di edit oleh pelaku.

“Saya kira hasil pendalaman, banyak membuat posting-an bukan hanya untuk pemerintah. Tetapi ini masih kita dalami,” kata dia.

Dodik sang pemilik akun Instagram @warga_biasa merupakan pemilik asli. Menurut Agung, akun tersebut dikelola sendiri oleh Dodik dan bukan akun anonim seperti kebanyakan para penyebar kebencian di media sosial.

Diketahui, mahasiswa berusia 21 tahun dari Politeknik Sriwijaya (Polsri) Palembang itu berhasil diamankan Jalan Jepang KM 11 no 1088, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang, yang merupakan kediamannya, Senin (11/9/2017) malam.

“DW mengaku bukan dia pelakunya dan mengaku mengenal pelaku yang sebenarnya. Dia sebut pelakunya berinisial DI, orang Palembang. Kita lakukan penyelidikan lagi dan kita nyatakan bahwa si perempuan yang bernama DW tidak bersalah. Yang bersangkutan hanya kena tag,” tuturnya.

Dari rumah pelaku ujaran kebencian itu, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya dua telepon seluler beserta sim card, serta sejumlah atribut ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yakni berupa bendera dan gantungan kunci.

“Di Palembang kita mendapatkan satu bendera HTI dengan pin dan gantungan kunci,” ucap Kepala Satreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Yoris Marzuki, di Mapolrestabes Bandung, Selasa (12/9/2017) sore.