Home News Peristiwa Terjaring OTT KPK, Wali Kota Cilegon Ditetapkan Sebagai Tersangka

Terjaring OTT KPK, Wali Kota Cilegon Ditetapkan Sebagai Tersangka

Terjaring OTT KPK, Wali Kota Cilegon Ditetapkan Sebagai Tersangka

WIDIYNEWS.COM – Status Wali Kota Cilegon, Iman Ariyadi kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wali Kota Cilegon itu diduga menerima uang suap Rp 1,5 miliar terkait perizinan di Cilegon.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, “Setelah pemeriksaan, ditemukan bukti permulaan tindak pidana penerimaan hadiah atau janji pada wali kota dan pihak lain,” ujarnya saat jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Sabtu (23/9).

Selain Iman, KPK juga menetapkan Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Cilegon Ahmad Dita Prawira dan seorang tersangka bernama Hendry sebagai tersangka pemberi suap.

Dari pihak pemberi, KPK menetapkan Project Manager PT Brantas Abipraya Bayu Dwinanto Utomo dan Direktur Utama PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) Tubagus Dony Sugihmukti sebagai tersangka. Serta satu tersangka lainnya yakni Legal Manager PT KIEC Eka Wandoro.

Dalam kasus suap kali ini, Iman bersama-sama Dita Prawira dan Hendry diduga menerima suap sebesar Rp 1,5 miliar. Suap tersebut diberikan agar pemerintah Kota Cilegon memuluskan proses perizinan pembangunan Transmart.

Iman, Dita dan Hendry disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara, Bayu Dwinanto, Dony dan Eka yang diduga selaku pihak pemberi suap disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Mari Bagikan :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here