Home News Peristiwa Berita Terkini. Setya Novanto Jadi Tersangka Lagi, Ini Komentar Sekjen Golkar

Berita Terkini. Setya Novanto Jadi Tersangka Lagi, Ini Komentar Sekjen Golkar

Berita Terkini. Setya Novanto Jadi Tersangka Lagi, Ini Komentar Sekjen Golkar

Berita Terkini. Setya Novanto Jadi Tersangka Lagi, Ini Komentar Sekjen Golkar. Ketua DPR RI Setya Novanto dikabarkan kembali ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengadaan proyek Kartu Tanda Penduduk berbasis nasional oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Soal GIF Bermuatan Pornografi WhatsApp, Ini Himbauan Polda Metro Jaya

Penetapan Setnov ini tertuang dalam Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan dengan nomor 113/01/10/2017 yang diterbitkan pada 31 Oktober 2017.

Terkait status baru yang kini disandang oleh Ketua Umumnya itu, Sekretarsi Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham justru mengaku belum mengetahuinya.

“Saya ndak menanggapi, saya ndak memahami itu. Tetapi kalau ada proses seperti itu, kita hargai proses itu. Tapi saya belum tahu sampai sekarang. Saya belum tahu sampai sekarang kalau ada itu,” cetus Idrus di DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin, (6/11).

Sementara itu, Idrus mengatakan, bahwa keterlibatan Setya Novanto dalam kasus e-KTP sudah digugurkan oleh sidang praperadilan beberapa waktu lalu.

“Pernyataan itu kan belum kita jadikan dasar, tetapi kita tetap percaya bahwa sekarang ini Pak Novanto masih… setelah memenangkan praperadilan. Ya tentu dan dinyatakan bahwa penetapan tersangka tidak sah. Itu aja,” kata Idrus, dikutip dari kumparan.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan status tersangka terhadap Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto.

“Dengan ini diberitahukan bahwa pada hari Selasa, tanggal 31 Oktober, telah dimulai penyidikan perkara tindak pidana korupsi dalam pengadaan paket penerapan kartu tanda penduduk berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (KTP elektronik) tahun 2011 sampai dengan 2012 pada Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang diduga dilakukan oleh Setya Novanto,” begitu bunyi SPDP yang beredar di kalangan wartawan, Senin (6/11).

Lagi, Beredar Edaran Surat SPDP KPK, Setya Novanto Jadi Tersangka Lagi?

Setnov dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP terkait tindak pidana korupsi dalam pengadan proyek e-KTP tahun 2011-2012 pada Kementerian Dalam Negeri bersama-sama dengan tersangka Anang Sudiharjo, Andi Agustinus atau Andi Narogong, Irman ( Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri), Ir Sugiharto selaku pejabat pembuat komitmen Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan kawan-kawan.