Home News Peristiwa Pemprov DKI Adakan Program Beras Premium Murah Khusus PNS DKI, Ini Harganya!

Pemprov DKI Adakan Program Beras Premium Murah Khusus PNS DKI, Ini Harganya!

Pemprov DKI Adakan Program Beras Premium Murah Khusus PNS DKI, Ini Harganya!

Pemprov DKI Adakan Program Beras Premium Murah Khusus PNS DKI, Berapa Harganya?

WIDIYNEWS.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menggelar program beras premium dengan harga murah untuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI Jakarta. Program tersebut rencananya digelar menjelang pergantian tahun 2017-2018.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan, program untuk kalangan PNS DKI ini akan terus ditingkatkan setiap tahunnya. “Kita punya program penyaluran beras berkualitas baik, dengan harga sangat terjangkau kepada seluruh PNS di DKI yang akan kita tingkatkan,” ujar Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (22/11/2017).

Untuk harganya, Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi mengatakan, harga beras berkualias ini nantinya berkisar Rp 12.400 hingga 12.500. Menurutnya, harga beras premium ini dibawa HET (Harga Eceran Tertinggi).

Arife mengatakan, “Untuk harganya ini sudah sesuai dengan peraturan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian yang baru. Harganya juga di bawah HET (harga eceran tertinggi) yaitu Rp 12.800,”.

Menurut Arief, setiap PNS DKI akan mendapat jatah beras premium dalam kemasan lima kiloan. “Jadi kemasannya lima kiloan. Lima kilo perjiwa jadi kalau mislanya istri satu, suami satu anak dua berarati empat kali lima berarti dua puluh kilo,” sebutnya.

Baca Juga: Soal Reklamasi, Sandiaga Uno: Kita Tahu Tugas Kita Hentikan Reklamasi!

Sejauh ini, sebanyak 17.000 dari total 70.000 PNS DKI sudah mengikuti program Pemprov DKI ini. Meski demikian, ia berharap program beras premium harga murah ini dapat menjangkau seluruh PNS DKI Jakarta.

“Pak Sandi tadi menginformasikan kembali bahwa harusnya bisa di roll off ke seluruh karyawan karena ini programnya sangat baik untuk ketahanan pangan,” imbuh Arief.