Home News Peristiwa Dinyatakan P-21, Setya Novanto Segera Jalani Persidangan

Dinyatakan P-21, Setya Novanto Segera Jalani Persidangan

Dinyatakan P-21, Setya Novanto Segera Jalani Persidangan

WIDIYNEWS.COM – Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto dipastikan segera menjalani persidangan. Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menyatakan berkas perkara tersangka kasus e-KTP itu sudah lengkap atau P-21 dan segera dilimpahkan ke jaksa penuntut umum.

“Proses penyidikan kasus e-KTP dengan tersangka Setya Novanto sudah selesai dan dinyatakan lengkap (P-21), jelas Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Selasa 5 Desember 2017.

Menurut Febri, hanya masalah waktu KPK melimpahkan berkas itu ke pengeadilan untuk ditentukan jadwal sidang perdananya. Dalam KUHAP, KPK punya 14 hari untuk menyusun surat dakwaan, namun biasanya KPK telah membereskan urusan tersebut agar cepat dilimpahkan ke pengadilan.

Sebelumnya, Ketua DPR, Setya Novanto nampak membawa map berwarna putih usai menjalani pemeriksaan malam ini. Tak banyak kata yang keluar dari mulut Novanto saat ditemui para media. Ia hanya tersenyum dan memilih diam saat ditanya terkait berkas perkaranya yang sudah lengkap.

Sementara itu, pengacara Novanto, Fredrich Yunadi mengatakan tidak bisa mendapingi Novanto karena ada urusan penting karena hendak bertemu klien.

Pihaknya juga mengkritik KPK karena terkesan memaksakan untuk melimpah berkas perkara kliennya itu.

“Penyidik KPK tadi jam 17.30 WIB telepon saya minta supaya hadir ke KPK untuk mendapingin SN dalam rangka P-21 penyerahan tahap kedua,” ujarnya Fredrich.

“Karena mendadak dan saya ada acara meeting dengan klien, jadi saya tolak,” lanjut Fredrich.

Menurut Fredrich, pihak KPK seharusnya memberitahukan hal tersebut minimal dalam tenggang waktu tiga hari kerja sebelumnya. Karena posisi Novanto ditahan, paling tidak menurut dia satu hari sebelumnya.

“Bagaimana bisa kasus dinyatakan P-21, dimana masih ada delapan saksi meringankan belum diperiksa, terbukti KPK melecehkan hukum juga merendahkan hak dan martabat advokat,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, KPK juga membujuk istri Novanto, Deisti Astriani Tagor untuk membujuknya hadir mendampingi pelimpahan berkas tersebut, namun Fredrich tetap menolaknya.