Kominfo Blokir 11 Situs Islam di Indonesia

Kominfo Blokir 11 Situs Islam di Indonesia

Widiynews.com – Situs-situs yang berisikan konten provokatif dan dianggap menyebarkan konten negatif akan menjadi sasaran empuk Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo. Sebab, belakangan ini Kominfo lebih agresif dan tidak akan memberikan ampun untuk situs-situs yang dianggap meresahkan tersebut.

Seperti baru-baru ini, Kominfo secara resmi mengumumkan telah memblokir kembali 11 situs Islam yang dianggap mengandung unsur SARA, Provokatif, Fitnah dan berisikan konten penghinaan terhadap simbol negara. Situs-situs itu akan dimasukkan kedalam database Trust+Positif, diantaranya :

  1. voa-islam.com
  2. nahimunkar.com
  3. kiblat.net
  4. bisyarah.com
  5. dakwahtangerang.com
  6. islampos.com
  7. suaranews.com
  8. izzamedia.com
  9. gensyiah.com
  10. muqawamah.com
  11. abuzubair.net

Meski tak dijelaskan secara rinci, namun seperti telah dijelaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Humas Kominfo Noor Iza, 11 situs yang menjadi korban itu merupakan hasil pantauan dari 200 situs maupun media online yang telah diyakini mengandung unsur negatif.

“Dari 200 situs, yang terindikasi 11 tadi. Yang sembilan pertama berkenaan indikasi konten negatif seperti fitnah, provokasi, SARA, penghinaan simbol negara. Sementara 10 itu karena phising, dan yang ke 11 karena malware,” kata Noor Iza

Langkah pemblokiran terhadap situs-situs yang dianggap menyebarkan konten negatif ini telah tertuang di dalam Undang Undanga Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Kita harus evaluasi media-media online yang sengaja memproduksi berita-berita bohong tanpa sumber yang jelas, dengan judul yang provokatif, mengandung fitnah. Yang kedua, saya minta juga gerakan yang masif untuk melakukan literasi, edukasi, dan menjaga etika, menjaga keadaban kita dalam bermedia sosial,” ujar Presiden Jokowi.

Ini memang bukan kali pertama Kominfo melakukan tindakan tegas bagi situs yang dianggap meresahkan. Pada tahun 2016 lalu, Kominfo juga memblokir situs pribadi miliki Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yakni habibriziq.com. Bahkan, sejumlah situs lainnya juga menjadi korban pemblokiran.

Kehadiran situs dan akun media sosial yang dianggap menyebarkan provokatif dan fitnah juga sempat membuat Presiden Joko Widodo merasa jengah. Orang nomor satu di Indonesia itu akhirnya meminta Kominfo untuk melakukan tindakan dan hukuman tegas untuk hal itu.

“Gerakan ini penting untuk mengajak netizen untuk ikut mengkampanyekan bagaimana berkomunikasi melalui media sosial yang baik, yang beretika, yang positif, yang produktif, yang berbasis nilai-nilai budaya kita,”¬†tutur¬†Jokowi.

Baca Berita Terbaru Kami Lainnya
<< Sebelumnya ~ Berikutnya >>