Home Health Health Info Berita Kesehatan Terkini. Kala Hidung Tersumbat

Berita Kesehatan Terkini. Kala Hidung Tersumbat

Berita Kesehatan Terkini. Gangguan hidung tersumbat merupakan salah satu gangguan kesehatan yang cukup merepotkan. Siapa saja yang mengalaminya akan merasakan tidak nyaman dan terganggu aktivitasnya, bahkan disaat tidur.

Hidung tersumbat bias terjadi pada satu rongga hidung (hidung tersumbat sebelah) atau juga bias kedua-duanya. Menurut dr. Rusdian Utama Reoslani, SpTHT-KL, gangguan hidung tersumbat bias terjadi karena selaput lender hidung membengkak. Bisa pula karena rinitis alergi atau flu.

“Hidung tersumbat merupakan salah satu gejala dari rhinitis alergi. Biasanya terjadi berulang kali dalam satu minggu atau lebih, apabila pencetusnya tidak dihindari atau ditangani secara adekuat,” katanya.

Gejala alergi yang membuat hidung mampet biasanya diawali dengan bersin-bersin. Lalu, mulai timbul gatal di hidung, telinga, lidah, dan mata. Terkadang diiringi timbulnya asma dan eksim.

Dia juga mengemukakan, beberapa jenis alergen penyebab rinitis alergi adalah alergen inhalan (tersiap melalui udara) dan allergen ingestan (makanan). Contoh allergen inhalan, diantaranya tungau (kutu debu rumah), serbuk bunga, bulu binatang, dan kecoa. Sementara allergen ingestan, diantaranya cokelat, kacang, susu, dan sebagainya. Bila rhinitis alergi tidak tertangani dengan baik, akan mengganggu kualitas hidup seseorang dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari.

“Penatalaksanaan yang adekuat sangat diperlukan untuk menangani penyakit ini,” tutur Rusdian. Prevalensi flu di Indonesia mencapai 16%-20% (data 5 tahun terakhir dari beberapa sentra pendidikan di Indonesia), sedangkan rhinitis alergi (data tahun 2011 dari Universitas Diponegoro Semarang) berkisar antara 10%-20%.

Keduanya dapat memiliki gejala yang sama, yaitu hidung tersumbat. Adapun flu maupun influenza, penyebabnya adalah virus. Rusdian menyarankan agar masyarakat yang mengalami gangguan hidung tersumbat segera berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui penyebab utama dari gangguna tersebut sehingga mendapatkan penanganan yang tepat. “Jika tidak, gangguan hidung tersumbat akan mengganggu aktivitas sehari-hari yang tentunya bisa menurunkan produktivitas,” kata dr. Rusdian.

Bagaimana bila sudah terjadi? Berbagai cara dilakukan masyarakat untuk mengurangi keadaan hidung tersumbat agar merasa lebih nyaman, misalnya dengan menggosok dengan balsanm, terapi uap, komsumsi obat-obatan tertentu, dan lain-lain. Menurut dr. Rusdian, penggunaan dekongestan oral (cairan atau pil) dapat membantu. Tetapi batasi semprotan dekongasten hidung atau obat tetes hidung tidak lebih dari tiga hari penggunaan.

Sumber: Berbagai Media

Mari Bagikan :

Pengguna Samsung Galaxy A7 yang juga menjadi kontributor di situs berita Widiynews.com