Malaysia Sengaja Lecehkan Bendera Indonesia di Ajang SEA Games 2017?

Berita Terkini Insiden Salah Cetak Bendera RI di SEA Games 2017 Malaysia Dinilai Sengaja Lecehkan Bendera Indonesia di Ajang SEA Games 2017?

Widiynews.com – Kritik terhadap insiden salah cetak Bendera Merah Putih di pesta pembukaan SEA Games 2017 terus bergulir. Malaysia dinilai secara sengaja melecehkan bendera Indonesia di ajang SEA Games tersebut, sehingga saat ini pemerintah terus didesak untuk memberi peringatan keras kepada Malaysia.

Pelecehan terhadap simbol negara Indonesia, Bendera Merah Putih dianggap berlangsung secara masif, terstruktur, dan terencana. Tak hanya di buku acara yang diedarkan dan koran-koran, tetapi juga diberbagai media informasi bendera merah putih dipasang terbalik.

Malaysia Sengaja Lecehkan Bendera Indonesia di Ajang SEA Games 2017?

“Kelakuan Malaysia di ajang SEA Games dengan melecehkan bendera merah putih sangat sistematis dan terencana. Hipmi meminta Pemerintah melayangkan peringatan keras baik kepada pemerintahnya maupun kepada penyelenggara SEA Games,” ujar Ketua Umum BPP Hipmi Bahlil Lahadalia, di Jakarta kemarin.

Malaysia iri hati

Insiden itu tidak saja untuk menjatuhkan mental kontingen Indonesia, bahkan dicurigai bertujuan untuk merendahkan martabat bangsa Indonesia yang akhir-akhir ini mendapat banyak apresiasi dan perhatian dari dunia internasional.

Bahlil memberi contoh misalnya di Forum G20, Indonesia ikut menentukan arah kebijakan ekonomi global sebab Indonesia merupakan anggota penting. Di G20, Indonesia memiliki peran strategis karena terdiri dari negara-negara yang menguasai 85% total Produk Domestik Bruto (PDB) dunia, berkontribusi terhadap 79% perdagangan global, dan memiliki 65% (atau sekitar 2/3) dari jumlah total penduduk dunia. Tak hanya itu, Indonesia merupakan pemilik PDB terbesar Asean serta Kota Jakarta merupakan Ibu Kota ASEAN.

“Mereka merasa Indonesia banyak mendapat apresiasi dari dunia internasional, sebab potensi dan arah pembangunan bangsa Indonesia semakin fokus dan mendapat banyak kemajuan,” ungkap Bahlil.

Bahlil juga mencurigai bahwa pelecehan ini merupakan buntut dari rasa isi negara itu atas pesatnya perkembangan berdemokrasi di Indonesia serta pemberantasan korupsi, gencarnya pembangunan infrastruktur di era Presiden Jokowi, menguatnya kekuatan sipil serta potensi Indonesia masuk dalam lima besar perekonomian dunia.

“Mungkin dia iri, Indonesia banyak kemajuan,” ujar Bahlil.

Sebab itu, demi harga diri bangsa, Hipmi meminta pemerintah untuk mendesak pemerintah maaf atas berbagai insiden bendera Merah Putih tersebut.

“Bendera itu simbol harga diri bangsa. Malaysia harus minta maaf,” tutupnya.

Berita Terkait

KONTEN BERSPONSOR

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Advertisements fund this website. Please disable your adblocking software or whitelist our website. Thank You!