Mengenal Sosok Indra J Piliang, Politikus Golkar yang Kini Terjerat Kasus Narkotika

WIDIYNEWS.COM – Indra J Piliang menjadi sorotan banyak pihak, terutama dikalangan politikus Tanah Air setelah dirinya diciduk oleh penyidik Direktorat Narkotika Kepolisian Daerah Metro Jaya usai mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu disalah satu tempat hiburan di Jakarta Barat.

Penangkapan Indra sontak membuat banyak kalangan terkejut. Pasalnya, selama ini politikus partai Golkar itu dikenal sebagai pemuda yang sangat aktif malang melintang di dunia politik Tanah Air. Indra ditangkap pada Rabu (13/9/2017) malam.

Sejak menjadi mahasiswa di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia jurusan Sejarah, Indra J Piliang dikenal aktif diberbagai organisasi kemahasiswaan. Bahkan ia pernah menjabat sebagai Ketua Studi Klub Sejarah (SKS). Ia juga sering terlibat dalam aksi-aksi reformasi. Bukti keterlibatannya itu diabadikan dalam melalui sebuah artikel berjudul Indra J Piliang: Catatan Harian Peristiwa Mei 1998.

Selama perjalanan kariernya sejak lulus dari UI tahun 1997, Indra masih akrab dengan gerakan untuk menumbangkan rezim orde baru. Alumni SMA 2 Pariaman itu juga diketahui sempat bekerja sebagai editor di Tabloid Jurnal Reformasi dan Momen.

Indra J Piliang terjun didunia politik sejak ia bergabung bersama Partai Amanat Nasional (PAN) pimpinan Amien Rais. Namun, pada tahun 2001, ia memilih untuk keluar dari PAN dan memilih untuk menjadi peneliti di Centre for Strategic and International Studies (CSIS) hingga 2008.

Loading...
Mengenal Sosok Indra J Piliang, Politikus Golkar yang Kini Terjerat Kasus Narkotika
Salah satu postingan Indra J Piliang yang menyinggung karkoba. Copyright? Ttribunnews

Sejak saat itu, nama Indra J Piliang makin banyak dikenal baik melalui media massa. Ia kerap diundang diberbagai acara untuk menjadi pembicara dan analis politik. Ia juga pernah aktif sebagai steering commitee Gerakan Nasional Tidak Pilih Politikus Busuk pada tahun 2004 silam.

Indra pun kembali terjun ke dunia politik bersama partai Golkar. Ia pernah menjadi calon legislatif pada pemilu 2009, namun ia kalah. Ia kemudian menjadi Ketua Departemen Kajian Kebijakan DPP Partai Golkar. Bahkan, ia pernah maju sebagai calon waki kota di tanah kelahirannya melalui jalur independen. Namun nasibnya kurang beruntung.

Di tahun 2014, Indra masuk dalam lingkaran timses Jokowi-JK. Sayang, walau pada akhirnya Jokowi menang, Indra tak masuk dalam lingkaran kekusaan. Indra hanya sempat tercatat sebagai tim ahli untuk Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi.

Indra kemudian mendirikan usaha Gerilya Consulting. Dalam catatan profilnya di Linkedin, ia tercatat sebagai Chief Executive Officier di Sang Gerilya Corporation sejak Agustus 2015 hingga saat ini.

Kini, Indra J Piliang harus berususan dengan polisi setelah ia terbukti positif mengonsumsi narkotika jenis sabu bersama dua orang rekannya yang juga sama-sama diamankan dilokasi yang sama, yakni di Diskotek Diamond Taman Sari, Jakarta Barat.

Dalam cuitannya terakhir di media sosial, Indra J Piliang sempat menyinggung perilaku dan penangkapan ujaran kebencian didunia maya. “Jempol Anda gatal, lalu Anda menggaruk-garuk bidji di gadget masing-masing bisa saja berujung di kantor polisi, supaya lawyer terlihat bekerja, bukan?” tulis Indra.

Terkait

Lainnya:

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More