Densus 88 Selidiki Tempat Latihan Teroris di Riau

Berita Terkini. Densus 88 Selidiki Tempat yang Digunakan Untuk Latihan Teroris di Riau.

WIDIYNEWS.COM – Polda Riau mengakui ada sejumlah lokasi diwilayahnya yang digunakan sebagai pusat latihan oleh para teroris. Detasemen Khusus 88 Antiteror kini tengah mendalami sejumlah tempat yang diduga menjadi basis latihan gerakan radikal tersebut.

Beberapa lokasi pelatihan menembak kelompok radikal yang terungkap belakangan ini berada di wilayah Gema, Kecamatan Kampar Kiri. “Ada beberapa daerah. Ada latihan menembak dan ada merakit bom, daerah itu masih ditelusuri petugas,” kata Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Rabu (25/10/2017).

Densus 88 kini tengah menyelidiki secara intensif lima terduga komplotan gerakan radikal yang tertangkap pada Selasa 24 Oktober 2017 lalu. Hingga kini, kelima terduga tersebut tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mako Brimob Polda Riau.

Selidiki Mega Proyek Reklamasi Teluk Jakarta, Polisi Bongkar Dokumen dari Tahun 1995

Selain itu, petugas juga tengah mencari beberapa anggota kelompok teroris yang menamakan diri sebagai Jamaah Anshor Daulah (JAD) disejumlah lokasi yang dicurigai.

Menurut keterangan Guntur, JAD diduga berafiliasi dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) karena ada kaitannya dengan Bahrun Naim. “Kan ada beberapa jaringan, polanya ada yang menyerang polisi, ada yang lainnya. Masih didalami, dan pada intinya ingin mendirikan negara sistem khilafah,” kata Guntur.

Diketahui sebelumnya, tim gabungan dari Polres Ponorogo dan tim Densus 88 kembali mendatangi rumah terduga teroris Hendrasti Wijanarko asal Desa Balong, Kecamatan Balong, Ponorogo, Jawa Timur, Selasa 24 Oktober 2017.

Kedatangan polisi ini untuk menggeledah dan menyita sejumlah barang bukti. Seperti diketahui, Hendrasti diamankan oleh Densus 88 sekitar pukul 11.00 WIB dan dibawa ke Mako Brimob Madiun.

Hot, Video Mesum Mahasiswa UI Viral di Media Sosial. 

Menurut keterangan Kapolres Ponorogo, sebelum dilakukan penangkapan, tim Densus 88 sudah melakukan pengintaian kepada terduga teroris selama tujuh hingga delapan bulan. Tak hanya itu, penggerebekan terduga teroris itu juga berlangsung di tiga lokasi berbeda di Riau. Diantaranya, di Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.

Densus 88 Antiteror yang dibantu jajaran Polres Kampar dan Polda Riau membawa istri terduga teroris dan sejumlah berkas. Sebelumnya, dua terduga teroris juga telah diamankan.

Lokasi kedua di Tangkerang, Pekanbaru, polisi berhasil menangkap seorang terduga komplotan gerakan radikal. Sedangkan lokasi ketiga yang juga berada di Kabupaten Kampar, polisi berhasil mengamankan seorang terduga teroris.

Para terduga gerakan radilan itu diduga terlibat dalam jaringan Jamaah Ansor Daulah. Mereka diduga berencana menyerang sejumlah kantor polisi di Pekanbaru, Riau.

Berita Terkait

KONTEN BERSPONSOR

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Advertisements fund this website. Please disable your adblocking software or whitelist our website. Thank You!