Widiynews

Telat Ikuti Upacara Sumpah Pemuda, Puluhan PNS DKI Terancam Kena Sanksi

Bagikan:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Berita Terkini. Telat Ikuti Upacara Sumpah Pemuda, Puluhan PNS DKI Jakarta Terancam Sanksi. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta hari ini Senin 30 Oktober 2017 menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-89 di lapangan eks Irti Monas, Jakarta Pusat.

Upacara yang di pimpin langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan itu dimulai sekira pukul 07.30 WIB. Saat upacaya sudah dimulai, ternyata masih banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI yang masih berada diluar area upacara.

Mereka terlambat tiba di lokasi upacara. Mereka tidak diperkenankan masuk. Nampak pintu gerbang eks Irti Monas ditutup dan dijaga ketat oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Gubernur Anies Baswedan yang mengetahui peristiwa ini menegaskan akan memberi ganjaran terhadap oknum-oknum tersebut. “Kita beri sanksi,” tegas Anies di lokasi, Senin (30/10/2017).

Apel yang dihadiri ratusan pegawai Pemprov DKI, perwakilan organisasi masyarakat, Tagana, Resimen Mahasiswa (Menwa) dan puluhan pelajar SMA ini, dalam rangka memperingati jatuhnya Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober kemarin.

Terkait sanksi tersebut, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan, akan diberikan teguran lisan dan pencatatan. “Kita tanya kenapa terlambat, catat. Kalau lebih keras lagi, dibuatin surat teguran tertulis. Itu teguran paling rendah, teguran lisan dan teguran tertulis,” terang dia.

Aturan sanksi keterlambatan tidak mengarah pada pemotongan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD). Saefullah menyatakan akan mempertimbangkannya agar efek sanksi lebih tegas bagi PNS yang terlambat. “Belum TKD, tapi nanti kita formulasikan,” Saefullah menutup.

Wanita Cantik Keponakan Kapolri Gadungan Ini Berhasil Tipu Korbannya Hingga Rp 1.7 M

Saat ditanya mengenai alasan keterlambatan, salah seorang PNS mengaku sudah berusaha datang lebih pagi. Namun, perjalanan dari rumahnya di Jakarta Timur tidak dapat ditempuh dalam waktu singkat. “Tadi udah dari pagi sih jalan tapi sampe sini upacara udah mulai. Jadi ya enggak bisa masuk,” kata PNS yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Pria berseragam Korpri tersebut mengaku terjebak kemacetan di kawasan Cakung. “Biasa emang lagi pembangunan jadi jalanan macetnya lebih parah dari biasanya. Besok saya akan datang lebih pagi lagi,” ujarnya.

Bagikan jika suka:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

From our editorial team

Widiynews.com adalah tempat menulis untuk semua orang. Yuk kirim juga tulisanmu sekarang

ARTIKEL YANG KAMI PILIH KHUSUS UNTUKMU

Baca Lainnya

Kebijakan Berkomentar:

Mohon untuk berkomentar relevan sesuai topik bahasan! Komentar tidak relevan, SPAM atau memiliki link aktif akan kami hapus.