Widiynews

Pasca Gunung Agung Meletus, Hujan Vulkanik Diprediksikan Melanda Bali

Bagikan:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Pasca Gunung Agung Meletus, Hujan Vulkanik Diprediksikan Melanda Bali
Gunung Agung Karangasem, Bali (Poskotanews)

Berita Terkini. Pasca Gunung Agung Meletus, Hujan Vulkanik Diprediksikan Melanda Bali

WIDIYNEWS.COM – Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali kini dinyatakan siaga level III oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Sejumlah warga kembali berbondong-bondong mengungsi usai Gunung Agung meletus pada Selasa sore kemarin. Kembalinya warga ke kawasan pengungsian ini pun dibenarkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, Bali, Ida Bagus Ketut Arimbawa.

Menurut Ida, warga yang tinggal di Desa Sebudi, Bebandem, dan Desa Buana Giri serta desa lainnya di KRB (Kawasan Rawan Bencana) III sudah turun ke pengungsian.

Mengungsinya warga, menurut Ida, karena telah melihat sendiri gunung setinggi 3.142 Mdpl itu mengeluarkan kepulan asap berwarna aku pekat setinggi 600 meter.

“Itu setelah sebelumnya mereka menyaksikan kepulan asap tebal menyembul dari kawah Gunung Agung,” kata Ida Bagus, Selasa 21 November 2017.

Terkait bencana tersebut, Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur PVMBG, Devy Kamil Syahbana meminta kepada warga untuk tetap tenang dan mengikuti rekomendasi PVMBG.

“Agar warga kosongkan area di dalam radius 6 kilometer dari kawah puncak Gunung Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara-Timur Laut dan Tenggara-Selatan- Barat Daya sejauh 7,5 kilometer,” ujar Devy seperti dikutip dari Liputan6.com.

Devy juga mengatakan, akan terjadi potensi hujan abu lebat yang melanda seluruh Zona Perkiraan Bahaya. Hujan abu lebat juga dapat meluas dampaknya keluar zona tergantung pada arah dan kecepatan angin.

Baca Juga: Suara Gemuruh dari Gunung Agung Mulai Terdengar di Kawasan KRB III

“Pada saat rekomendasi ini diturunkan, angin bertiup dominan ke arah Selatan-Tenggara. Diharapkan agar hal ini dapat diantisipasi sejak dini, terutama dalam menentukan lokasi pengungsian,” tegas Devy.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta adanya koordinasi antarlembaga pemerintah daerah, industri, dan semua stakeholder pariwisata lebih aktif lagi untuk mengantisipasi bencana ini.

“Kita tidak pernah meminta ada bencana, tetapi kita harus siap dengan semua skenarionya,” katanya.

“Untuk masyarakat di mana pun berada, mari kita doakan agar situasi di Bali selalu aman dan kondusif,” harapnya.

Bagikan jika suka:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

From our editorial team

Widiynews.com adalah tempat menulis untuk semua orang. Yuk kirim juga tulisanmu sekarang

ARTIKEL YANG KAMI PILIH KHUSUS UNTUKMU

Baca Juga

Kebijakan Berkomentar:

Mohon untuk berkomentar relevan sesuai topik bahasan! Komentar tidak relevan, SPAM atau memiliki link aktif akan kami hapus.