Widiynews

Soal Banjir di Dukuh, Anies Baswedan Jamin Tak Akan Terjadi Lagi!

Bagikan:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Soal Banjir di Dukuh, Anies Baswedan Jamin Tak Akan Terjadi Lagi!
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

WIDIYNEWS.COM – Soal Banjir di Dukuh, Anies Baswedan Jamin Tak Akan Terjadi Lagi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yakin peristiwa banjir yang terjadi di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, tidak akan terjadi lagi di kemudian hari. Hal ini ia sampaikan kala meninjau Rumah Pompa Dukuh Atas, pada Selasa (12/12/2017) malam.

Menurut Anies, bajir yang merendam underpass Dukuh Atas itu terjadi karena ada gangguan di panel yang digunakan untuk mengendalikan pompa. Selain itu, beberapa pompa yang ada di Rumah Pompa Dukuh Atas juga mengalami gangguan. “Tidak hanya panel, karena saat panel dibereskan, langsung jalan semua pompanya,” ucap Anies.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Bina Marga Yusmada mengatakan, memang ada gangguan di panel. Lalu, ada tiga dari enam pipa yang tidak berfungsi. Hal ini mengganggu proses pemindahan air dari underpass Dukuh Atas ke Kali Ciliwung.

“Rusaknya bisa saja terjadi karena panel, karena sampah. Saat itu hanya tiga pompa yang beroperasi, terjadilah kondisi kemarin,” Yusmada menjelaskan.

Yusmada menjelaskan, tim Rumah Pompa Dukuh Atas langsung bergerak cepat. Mereka langsung memperbaiki satu dari tiga pompa yang rusak itu dan kini telah dapat bekerja kembali. Usai underpass Dukuh Atas tak terendam lagi sejak pukul 19.00 WIB, tim Rumah Pompa Dukuh Atas mulai memperbaiki panel hingga pukul dua dini hari.

Terkait kejadian itu, Anies, melalui Pemprov DKI bersama Dinas Bina Marga telah menyiapkan langkah untuk mencegah hal serupa tak terulang kembali. Anies sudah memerintahkan pengecekan ulang 150 rumah pompa yang ada di Jakarta agar berfungsi normal. Menurut Anies, saat ini ada 13 rumah poma yang sedang dalam perbaikan.

Anies juga menjelaskan, saat ini sudah disiapkan pompa bergerak (mobile) untuk rencana cadangan. Pompa bergerak akan ditempatkan di daerah yang rawan banjir dan rumah pompa yang sedang dalam perbaikan.

“Ada beberapa yang pompanya memang tidak aktif, sedang dalam perbaikan. Kalau kita tak siapkan respons cepat, akan muncul kejadian seperti kemarin lagi. Insya Allah semua akan baik baik saja,” jamin Anies.

Seperti diketahui, Senin (11/12/2017) lalu underpass Dukuh Atas terendam banjir setinggi satu meter karena pompa yang dioperasikan Rumah Pompa Dukuh Atas tidak berfungsi dengan baik. Padahal saat itu, Jakarta sedang diguyur hujan lebat. Kejadian ini menyebabkan kemacetan merembet ke beberapa titik padat lalu lintas, seperti Slipi, Sudirman, dan Setiabudhi.

Bagikan jika suka:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

From our editorial team

Widiynews.com adalah tempat menulis untuk semua orang. Yuk kirim juga tulisanmu sekarang

ARTIKEL YANG KAMI PILIH KHUSUS UNTUKMU

Baca Lainnya

Kebijakan Berkomentar:

Mohon untuk berkomentar relevan sesuai topik bahasan! Komentar tidak relevan, SPAM atau memiliki link aktif akan kami hapus.