Sidang Putusan Kasus e-KTP Setya Novanto Digelar Hari Ini

WIDIYNEWS.COM Sidang putusan kasus jumbo e-KTP Setya Novanto digelar hari ini, Hakim Tipikor Jakarta Selatan telah bulat memutuskan untuk melanjutkan sidang pembacaan dakwa untuk terdakwa Setya Novanto dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi e-KTP.

Baca: Begini Reaksi Djarot Soal Banjir Yang Kembali Melanda Jakarta

“Kami majelis hakim sudah bermusyawarah, kami ingin terdakwa mendengarkan dan memperhatikan surat dakwaan yang dibacakan penuntut umum sesuai ketentuan pasal 75 (KUHAP),” kata ketua majelis hakim Yanto di pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu.

Rencananya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akan menggelar sidang putusan permohonan praperadilan Setnov hari ini, Kamis 14 Desember 2017.

Baca: Kabar Duka: Tokoh Pejuang Rezim Order Baru, AM Fatwa Tutup Usia

Hakim tunggal praperadilan Setnov, Kusno mengatakan hari ini merupakan kesimpulan pemohon dan termohon. Setelah kesimpulan, putusan sidang praperadilan akan diambil setelahnya.

“Jadi pagi (Kamis, 14 Desember 2017), jam 9 pagi kita mulai dengan agenda kesimpulan pemohon dan termohon. Siangnya, jam 2 saya putus insyaallah,” kata Kusno, Rabu 13 Desember 2017.

Loading...

Dalam sidang putusan kali ini, nampak ratusan personel kepolisian disiagakan di luar dan dalam area Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Mereka melakukan pengamanan dengan tangan kosong. Hanya ada beberapa personel yang menenteng senjata laras panjang dan pelontar gas air mata.

“Untuk sidang putusan, ada 250 personel gabungan yang menjaga,” ucap Kepala Satuan Sabhara Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Burhan di PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Kamis.

Sidang praperadilan yang diajukan oleh kubu Setya Novanto kemungkinan akan gugur, usai pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) mengetuk palu pembukaan sidang. Pengacara Novanto, Ketut Mulya mengaku pasrah akan hal tersebut.

“Oh tidak ada upaya hukum (lagi) jadi besok sesuai acara kita akhiri semua proses dengan kesimpulan,” kata Ketut usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu 13 Desember 2017.

Baca: Polisi Buru Penyebar Video Mesum Mahasiswi UI

Menurut Ketut, sidang praperadilan kedua kliennya telah berjalan baik. Karenanya, apapun putusan hakim tunggal Kusno, akan dihormati pihaknya. “Apa pun putusannya kami sangat hormati, jadi tidak ada upaya lain semua putusan terserah hakim tunggal ya jadi sekali lg kami akan hormati,” jelas dia.

Sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 102/PUU-XIII/2015, sebelumnya Komisi Pemberntasan Korupsi memutar video cuplikan pembukaan sidang perdanakasus mega korupsi e-KTP. Dengan demikian, pelimpahan perkara pokok yang membuat praperadilan gugur itu dihitung sejak persidangan pertama dilakukan atau diselenggarakan.

Terkait

Loading...
Berita Terkait

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More