Mengenal Sosok Wilder Penfield yang Kini Menghiasi Google Doodle Hari Ini

0
Mengenal Sosok Wilder Penfield yang Kini Menghiasi Google Doodle Hari Ini

Widiynews.com – Jika pengguna internet membuka laman beranda Google pencarian hari ini, maka nampak ada yang berbeda dengan tampilan antarmuka milik perusahaan raksasa ini. Dengan jelas satu persatu huruf “Google” berubah menjadi sebuah gambar animasi yang dilengkapi dengan sebuah icon manusia berkepala plontos dan otak manusia.

Ini memang bukan kali pertamanya Google mengganti ikon laman beranda internetnya. Dan bertepatan hari ini, Google mengganti Doodlenya untuk memperingati Wilder Penfield yang ke 127. Lantas siapakah peria berkepala plontos ini sehingga begitu berarti dimata Google?

Menurut laman Wikipedia, Wilder Penfield lahir dengan nama lengkap Wilder Graves Penfield pada 26 Januari 1891 dan tutup usia pada 5 April 1976. Ia dikenal sebagai seorang ahli bedah saraf perintis di Kanada dan Amerika.

Mengenal Sosok Wilder Penfield yang Kini Menghiasi Google Doodle Hari Ini

Penfield kemudian memperluas metode dan teknik operasi, termasuk pemetaan fungsi berbagai daerah otak seperti homunculus kortikal. Kontribusi ilmiah stimulasi saraf kemudian berkembang di berbagai otak termasuk halusinasi, ilusi, dan dejavu.

Pemikirannya banyak dicurahkan pada proses mental, termasuk kontemplasi apakah ada dasar ilmiah untuk keberadaan jiwa manusia. Ia dikenal sebagai peneliti yang hebat dan ahli bedah.

Loading...

Bersama rekannya, Herbert Jasper, ia berhasil menemukan prosedur Montreal dimana ia merawat pasien dengan epilepsi parah dengan menghancurkan sel-sel saraf di otak tempat kejang itu berasal.

Cara kerja Prosedur Montreal adalah dengan menghancurkan sel saraf yang mengalami gangguan. Kemudian membunuh sel saraf tersebut dengan konduktivitas listrik. Yang paling mengejutkan, prosedur menghancurkan sel saraf dilakukan saat pasien masih sadar.

Mengenal Sosok Wilder Penfield yang Kini Menghiasi Google Doodle Hari Ini

Eksperimennya semakin dikenal sejak dirinya berhasil memetakan korteks sensorik dan motorik otak. Ia juga mendapati kalau bagian fisik otak dapat distimulasi untuk membangkitkan kenangan, seperti mengingat bau roti bakar. Itu sebabnya, terdapat sebuah ikon gambar roti bakar yang juga menghiasi Google Doodle kali ini.

Karena temuannya ini, negara Kanada dianggap sebagai salah satu negara paling maju didunia usai Perang Dunia II dalam bidang ilmu saraf serta perawatan kesehatan, khususnya bagi mereka yang menderita epilepsi.

Penfield lahir di Spokane, Washington, Amerika Serikat, namun ia meninggal dunia di Montreal, Quebec, Kanada, dimana di negara ini ia membangun Montreal Neurological Institute.

Melihat kehebatan temuannya ini, maka tak heran jika Google sang perusahaan internet raksasa mengabadikan namanya melalui sebuah Doodle. Ketahui Ini Juga: Dikenal Sebagai Tokoh Penting Tiongkok, Zhou Youguang Ternyata Dianggap Musuh Bagi Negaranya Sendiri!

Terkait

Loading...