Soal Kasus Perceraian Ahok-Veronica, Adik Kandung: Mohon Jangan Lagi Ada Fitnah!

Berita Terkini. Soal Kasus Perceraian Ahok-Veronica Tan, Adik Kandung Ahok berharap Jangan Lagi Ada Fitnah.

Widiynews.com – Adik kandung yang kini sekaligus menjadi tim kuasa hukum mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Fifi Lety Indra, menampik adanya kabar yang menyebut bahwa keputusan kakaknya untuk menceraikan istrinya, Veronica Tan merupakan strategi politik.

Fifi mengatakan, “Mohon jangan ada lagi fitnah-fitnah. Bahwa ini merupakan politik tingkat dewanya Ahok. Siapa yang tega mempolitisasi perceraian? Ada juga tuduhan soal harta. Ini tidak benar, fitnah,” tagas Fifi.

Fifi mengakui, keputusan untuk menceraikan istrinya bagi kakaknya itu adalah hal yang sangat sulit. “Tidak ada hubungannya dengan politik, tidak ada hubungannya dengan harta kekayaan, ini keputusan yang paling sulit,” lanjut Fifi.

Terkait perceraian tersebut, menurut Fifi merupakan langkah Ahok karena perselingkuhan sang istri dengan orang ketiga, yakni Yulianto Tio yang diketahui sudah berlangsung selama tujuh tahun. Menurutnya, Ahok sudah berusaha menjaga rumah tangga dengan cara meminta Tio untuk tidak mengganggu istrinya.

Namun, usaha Ahok ternyata sia-sia karena ia harus mendekam di penjara karena kasus penistaan agama sehingga membuatnya tak bisa mengawal Veronica. “Karena Pak Ahok sudah tidak tahan, apalagi setelah dipenjara, jadi diambil keputusan lebih baik cerai kalau memang Yulianto menginginkan Bu Vero,” katanya.

Diketahui sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sudah melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara melaui Syukur pada 5 Januari 2017. Sontak publikpun dibuat heboh dan kaget karena selama ini publik mengenal hubungan Ahok dan Veronica sepi dari gosip.

Berbagai spekulasipun bermunculan, dan banyak pendukung Ahok yang berharap hal ini merupakan serangan dari pihak yang kontra kepada Ahok. Lebih lanjut, menurut Fifi, Ahok sudah melewati proses yang panjang sebelum akhirnya memilih untuk bercerai. “Mediasi terus dilakukan selama bertahun-tahun. Kami berdo’a, melibatkan pendeta. Melaui pergumulan yang panjang,” jelasnya.

Berita Terkait

KONTEN BERSPONSOR

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Advertisements fund this website. Please disable your adblocking software or whitelist our website. Thank You!