Kondisi Kian Terpuruk, Sony Terpaksa Berhenti Jualan Smartphone?

Widiynews.com – Kehadiran smartphone terbaru dari berbagai vendor kini kian menjamur dipasaran. Banyak ponsel yang ditawarkan oleh produsen untuk menyasak segala kebutuhan para pengguna, mulai dari kamera, dapur pacu hingga fitur yang disuguhkan.

Pun demikian, nama Sony belakangan kian tenggelam dan hampir teringgal jauh dari para kompetitornya di industri ponsel pintar. Rumor terbaru yang beredar, perusahaan asal Jepang itu dikabarkan akan berhenti memproduksi hp Android.

Dilansir dari Kompas.com, hal ini terlihat dari rencana bisnis perusahaan selama tiga tahun kedepan yang dibuat oleh CEO baru Sony, Kenichiro Yoshida. Ia menegaskan, perusahaan akan mulai fokus pada layanan dan bisnis yang menghasilkan profit.

Pada salah satu presentasinya, Kenichiro tidak menyebut lini ponsel pintar sebagai salah satu yang akan difokuskan oleh perusahaan yang kini ia pimpin. Bahkan tak hanya bisnis smartphone, lini elektronik seperti PlayStation pun tak disebut oleh Kenichiro dalam presentasi tersebut.

Sejumlah pihak memprediksikan bahwa Sony akan lebih fokus pada pembuatan prosesor untuk kamera digital serta kamera ponsel pintar, demikian seperti dikutip dari Bloomberg.com.

Menurut sejumlah analis, bisnis inilah yang dianggap cukup memberi keuntungan bagi perusahaan sehingga Kenichiro memutuskan untuk mendongkrak bisnis pembuatan sensor untuk kedua lini tersebut.

Meski demikian, hal ini belum benar-benar dikonfirmasikan oleh perusahaan. Masih cukup sulit untuk menyimpulkan apakah Sony akan benar-benar pensiun memproduksi ponsel pintar atau hanya sekedar vakum dalam beberapa tahun saja.

Jika dilihat dari beberapa laporan penjualan perusahaan, memang cukup masuk akal jika Sony ingin pensiun dari bisnis smartphone. Kabarnya, penjualan perusaahan ponsel pintar asal Jepang tersebut terus menerus turun secara signifikan. Ditahun 2018 ini, Sony hanya mampu menjual 10 juta unit ponsel saja secara global.

Angka ini cukup jauh dibanding laporan penjualan Sony di tahun 2017, yakni 22.5 juta dalam periode yang sama. Penurunan penjualan ini tentu menjadi tugas besar yang kini menjadi beban Kenichiro.

Apalagi, selama ini Sony hanya mampu mendulang pendapatan yang cukup baik hanya dari pasar Asia saja. Diluar pasar tersebut, Sony harus dihajar habis-habisan oleh vendor lain. Melihat kondisi ini, memang sepatutnya Sony lebih realistis melihat keadaan pasar.

Belum lama ini, Sony bahkan dikabarkan bakal mempensiunkan konsol andalannya, PlayStation 4 karena tidak sesuai ekspektasi penjualannya. Rencana Sony belakangan ini yang akan mempensiunkan PlayStation 4 pun dianggap lumrah oleh beberapa pihak. Pasalnya perilaku pasar kini lambat laun berubah dari game konsol ke game mobile.

Berita Terkait

KONTEN BERSPONSOR

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Advertisements fund this website. Please disable your adblocking software or whitelist our website. Thank You!