Dianggap Manipulasi Hasil Pencarian, Donald Trump Ancam Investigasi Google

Donald Trump, dalam kicauan Twitternya pada Selasa (28/9) sempat menyebut, hasil pencarian Google untuk “Berita Trump” sudah dicurangi untuk menyerang dirinya.

Widiynews.com – Donald Trump menuduh mesin pencari Google telah telah menyodorkan artikel-artikel negatif tentang dirinya dan menyembunyikan “media netral” yang menulis tentang dirinya. Dia pun menyebut, akan menginvestigasi anak usaha Alphabet Inc tersebut, meski tak jelas bagaimana mekanismenya.

Trump, dalam kicauan Twitternya pada Selasa (28/9) sempat menyebut, hasil pencarian Google untuk “Berita Trump” sudah dicurangi untuk menyerang dirinya karena menampilkan gerai seperti CNN, dan bukan media publikasi konservatif. Dan menurut Trump, ada praktik ilegal di sana.

Loading...

“Google benar-benar mengambil keuntungan dari orang-orang. Google, Twitter, dan Facebook, mereka harus berhati-hati karena ini tidak adil untuk sebagian besar masyarakat,” kata Trump di Oval Office, Selasa.

Penasihat Ekonomi Trump, Larry Kudlow menyebut, akan mengawasi Google, dan melakukan investigasi serta analisis. Tapi, baik Trump maupun Gedung Putih tak memberikan detail bagaimana penyelidikan dilakukan dan dengan payung hukum apa menggelar investigasi atas Google.

Google membantah ada kecenderungan negatif berpolitik. Perusahaan teknologi raksasa ini menyebut, mesin pencarinya tak dirancang untuk agenda politik dan Google tak memiliki kecenderungan ideologi politik. Sedangkan Facebook menolak untuk berkomentar, dan Twitter tak memberi jawaban atas pernyataan Trump.

Terkait

Loading...
Berita Terkait

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More