Staf Presiden: Jangan Bawa-Bawa Agama untuk Urusan Politik!

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko berharap agama tidak dibawa-bawa untuk urusan politik. Pernyataan ini terkait diselenggarakannya ijtima ulama ke-2 untuk dukung Prabowo-Sandiaga.

Widiynews.com – Moeldoko mengatakan, membawa hal-hal kegamaan ke ranah politik hanya membuat masyarakat semakin bingung. Dalam beberapa kasus, menurutnya, ketika pemuka agama turun ke politik, ia akan kehilangan massa setia selama menjadi pemuka agama.

“Saran saya jangan agama dibawa ke politik. Karena kalau agama dibawa-bawa ke politik kasihan umat ini mau ke mana nanti,” kata Moeldoko kepada wartawan di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018).

Staf Presiden: Jangan Bawa-Bawa Agama untuk Urusan Politik!

Loading...

“Bukan nggak ada hubungannya antara agama dan politik. Cuma jangan agama dibawa ke arah politik yang pada akhirnya masyarakat menjadi bingung. Ujung-ujungnya adalah sudah banyak contoh para publik figur yang tadinnya giat di agama beralih ke politik. Akhirnya, massanya menjadi hilang, jangan sampai ini terjadi,” jelasnya.

Ijtimak Ulama II dilaksanakan mulai  di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat. Ijtimak ini digelar untuk membahas dukungan ulama terhadap pasangan Capres Prabowo-Sandiaga Uno.

Mantan pengacara Rizieq Shihab, yang kini ada di kubu Jokowi Kapitra Ampera mengatakan bahwa ijtima ulama merupakan langkah legitimasi ulang dari majelis ulama yang sebelumnya tidak diakomodasi. Ia juga menyinggung terkait pengajuan salah satu nama ulama cawapres yang tidak didukung oleh kubu Prabowo.

“Itu majelis ulama kan sudah dikhianati. Tidak diakomodasi isinya. Nah, sekarang muncul Ijtima Ulama melegitimasi. Sementara ini, ada ulama bakal calon wakil presiden malah enggak didukung. Logikanya kan kebalik-balik,” ujar Kapitra beberapa waktu lalu.

Berita Terkait

KONTEN BERSPONSOR

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Advertisements fund this website. Please disable your adblocking software or whitelist our website. Thank You!