Kirin 980, Chipset Teknologi 7 Nanometer Pertama Diperkenalkan di Indonesia

Huawei perkenalkan chipset Kirin 980 di Indonesia

Widiynews.com – Usai diperkenalkan di ajang Internationale Funkausstellung (IFA) di Berlin, Jerman pada akhir Agustus lalu, perusahaan smartphone Huawei akhirnya memperkanalkan chipset Kirin 980 di Indonesia.

Seperti diketahui, chip Kirin 980 adalah chipset pertama di dunia yang diproduksi menggunakan teknologi 7 nanometer.

Chipset Kirin 980 mengintegrasikan dual Neural-network Processing Unit (NPU) secara bersamaan. NPU adalah sebuah otak bagi perangkat pintar. Jika selama ini smartphone hanya menggunakan satu otak, maka kemampuan perangkat pintar akan semakin kencang saat dibekali dengan dua otak sekaligus.

“Chipset ini yang pertama di dunia dengan teknologi 7 nanometer, pertama memakai Cortex-A76 Based CPU, pertama pakai Mali-G76 GPU, pertama dual NPU, pertama dengan kecepatan 1.4 Gbps Cat. 21 Modem dan pertama SoC Supporting 2133 MHz LPDDR4X,” ujar Product Marketing Manager Huawei CGB Indonesia Advent Jose, dalam presentasinya di Kantor Huawei, Gedung BRI II, Sudirman, Jakarta, Jum’at, 21 September 2018.

Dengan berbekal dua kombinasi otak, maka kemampuan Artificial Intelligence (AI) sebuah smartphone akan semakin meningkat.

“Chipset ini sudah dipersiapkan sejak 2015 sudah melalui riset dan proses-proses lainnya, tahun ini akan diluncurkan dalam sebuah smartphone. Jika dibandingkan dengan chipset yang diproduksi dengan teknologi 10 nanometer, Kirin 970, Kirin 980 mengalami peningkatan performa sebesar 20 persen,” kata Jose.

Chipset Kirin 980 juga dapat membuat smartphone menjadi lebih ramah daya baterai karena memiliki kepadatan transistor 1,6 kali lebih banyak. Kirin 980 sudah menggunakan arsitektur heterogen untuk mengintegrasikan 6,9 miliar transistor dalam raung kurang, dari 1 sentimeter persegi untuk menghasilkan peningkatan kinerja luar biasa dan penghematan energi yang signifikan.

“Ia mampu mengenali 4.500 gambar per menit, sehingga kecepatan pengenalannya 120 persen lebih tinggi ketimbang Kirin 970 dan jauh lebih tinggi lagi dibandingkan rata-rata industri,” tambah Jose.

“Dengan frame rate yang real-time hingga 30 fps untuk pose lebih dari satu orang, chip akan mampu merekam tarian berirama dan pelari cepat dengan baik. Kirin 980 adalah sebuah lompatan besar dalam hal pengenalan gambar dan pendeteksian obyek.” lanjutnya.

Terkait

Lainnya:

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More