Mari Belajar Ikhlas dari Kupu-Kupu

Apa yang Kau Tanam Maka Itulah yang Akan Kau Petik

Siapa yang tidak suka kupu-kupu? Saya yakin Anda dan semua orang menyukai bentuk binatang mungil satu ini. Perpaduan warna-warninya yang cerah membuat kupu-kupu menjadi salah satu binatang yang amat indah saat dipandang mata di dunia ini.

BACA JUGA: Aku Yakin Aku Tak Pernah Sendirian Dalam Hidupku…

Lantas, apa hubungannya kupu-kupu dengan berbuat ikhlas? Mari kita simak secara mendalam melalui tulisan singkat kali ini.

Belajar Ikhlas dari Kupu-Kupu

Tahukah kalian jika kupu-kupu tidak pernah merasa bahwa dirinya indah, seperti apa yang dikatakan oleh orang-orang.

Tapi, orang-orang di sekelilingnyalah yang tahu bahwa kupu-kupu itu indah, 🦋🦋

Begitu pula kemuliaan dan kebaikan seseorang. Bukankah tidak pantas kita merasa sebagai pribadi atau diri yang paling baik dan sempurna.

Namun biarlah orang-orang yang di sekeliling kita yang tahu bahwa diri kita memang layak disebut baik dan pantas menyandang sebutan kata itu.

Karena bisa jadi di kala engkau tidur ada ribuan doa yang diam-diam naik kelangit untuk mu.

Mungkin dari si fakir yang pernah kau beri.

Mungkin dari si yatim yang pernah kau kasihi.

Mungkin dari orang-orang yang pernah tertimpa kesusahan engkau mudahkan.

Atau dari teman dekat yang pernah kau tolong, dan seterusnya.. dan seterusnya..

Maka jangan pernah ujub dan mengungkit-ungkit pemberianmu selama ini.

Apa lagi engkau merasa telah menjadi orang baik atau banyak berjasa kepada pihak atau seseorang.

😍Biarlah semua itu mengalir seperti air, dan kita tetap fokus melalukan kebaikan selanjutnya dan seterusnya tanpa memikirkan apa yang akan kita dapatkan nantinya setelah berbuat kebaikan.

Tak perlu meminta orang memujimu karena selalu berbuat baik dan ringan tangan dalam membantu sesama.

Tak perlu banyak yang tahu kebaikan apa yang telah engkau lakukan selama ini.

Dan tidak perlu juga namanya ramai dibicarakan orang lain di media sosial karena telah telah meringankan beban orang lain.

Ingatlah selalu!! bahwa kebaikan adalah nyawa kedua yang akan memperpanjang usia kita setelah mati.

BACA JUGA: Menolak Bid’ah dan Kemungkaran…

Maka berbahagialah tatkala kita sudah pergi meninggalkan dunia yang fana ini, namun doa-doa serta kebaikan kita masih terus bermanfaat bagi mereka yang masih hidup dan tidak pernah terputus mendoakan kita ketika menghadap sang Maha Pencipta!

Semoga bermanfaat dan menambah semangat untuk menebar kebaikan..

Berita Terkait

KONTEN BERSPONSOR

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Advertisements fund this website. Please disable your adblocking software or whitelist our website. Thank You!