Widiynews
Berita Gaya Hidup Masa Kini

Jangan Lupa, Allah Itu Tidak Buta…..

Sifat Allah SWT adalah Maha Mengetahui

Allah SWT itu tidak buat atau Maha Mengetahui segala hal, baik niat dan perbuatan yang kita lakukan selama didunia ini. Lantas, masih beranikah kita berbuat maksiat sementara Allah melihatmu selam 24 jam penuh dalam hidup kita?

Baca juga: Inilah Sebabnya Hati Jadi Mati dan Keras

Dikisahkah, suatu ketika, seorang pemuda bergelimang dosa mendatangi Ibrahim bin Adham,

“Aku sudah tercebur maksiat cukup dalam, bagaimana aku dapat berhenti dari semua perbuatan tercela ini ?”

Ibrahim bin Adham terdiam sejenak, lalu berucap, “Jika kamu bisa memegang lima hal ini, niscaya kau terjauh dari perbuatan maksiat.

Pertama, jika kau berbuat maksiat, usahakanlah Allah tak melihat perbuatanmu.”

Orang itu terperangah,

“Lalu, kenapa kau berbuat dosa seakan-akan Allah tidak melihatmu ?”

Pemuda itu tertunduk, malu, “Katakanlah yang kedua !”

“Jika kau masih berbuat maksiat, jangan lagi kau makan rezeki Allah.”

kembali pendosa itu kaget, “Bagaimana mungkin ? Bukankah semua rezeki datang dari Allah ? Air liur di mulutku ini pun datang dari Allah.”

Allah Itu Tidak Buta

Ibrahim berkata, “Pantaskah memakan rezeki Allah sedang kita melanggar perintah dan melakukan larangan-Nya ? Ibarat kamu numpang makan kepada orang, sementara setiap saat kau selalu mengecewakannya dan ia melihat perbuatanmu, masihkah kamu punya muka untuk terus makan darinya ?”

“Sekarang katakanlah yang ketiga.”

“Ketiga, jika kau masih berbuat dosa, janganlah tinggal di bumi Allah.”

Air mata pendosa itu menitik.

“Keempat, jika kau masih berbuat maksiat, dan suatu saat malaikat maut datang mencabut nyawamu sebelum kau bertaubat, tolaklah. Janganlah mau nyawamu dicabut.”

“Tak seorang pun mampu menolak datangnya malaikat maut ….”

“Jika begitu, mengapa kau masih berbuat maksiat ? Tidakkah terpikir olehmu, jika suatu ketika malaikat maut itu datang justru pada saat kamu sedang mencuri, menipu, berzina atau melakukan dosa lainnya ?”

Pemuda itu tak kuasa menahan tangis.

“Lalu, hal apa yang terakhir ?”

“Kelima, jika kamu masih ingin berbuat dosa dan malaikat maut sudah mencabut nyawamu justru ketika kau melakukan dosa maka janganlah mau kalau nanti malaikat Malik memasukkanmu ke neraka. Mintalah kesempatan hidup sekali lagi !”

Baca Juga: Mari Belajar dari Dua Makhluk Allah yang Kecil

“Bagaimana bisa ? Bukankah hidup hanya sekali ?”

Ibrahim berkata, “Karena hidup hanya sekali, kenapa kita masih menyia-nyiakan hidup ini dengan menumpuk dosa ?”

“Cukup ! Aku tak sanggup lagi mendengarnya,” ucap pemuda itu seraya menangis lalu pergi meninggalkan Ibrahim bin Adham.

Sejak itu ia tak lagi mendekati maksiat dan orang-orang mengenalnya sebagai seorang ahli ibadah.

Sumber: kembanganggrek2.blogspot.com

Baca Juga: Sudah Istikharah Tapi Kok Masih Ragu Ya…?

Loading...
loading...

Berita Terkait

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More