in

Fadilah dan Keutamaan Berdzikir, Sudahkah Anda Berdzikir Hari ini?

Fadilah dan Keutamaan Berdzikir, Sudahkah Anda Berdzikir Hari ini?

Dzikir adalah ibadah mulia yang selalu dilakukan oleh para ulama dan para utusan Allah. Dzikir menjadi sebab kita semakin dekat dengan Sang Pencipta alam semesta dan merupakan ibadah paling ringan untuk dilakukan.

Jika kita ingin selalu mengingat Allah, maka jalan termudah adalah dengan berdzikir pada-Nya disetiap ada kesempatan. Dzikir juga bisa bermanfaat untuk melunakkan hati. Mungkin saja, musibah dan ujian yang selama ini adalah bentuk teguran Allah SWT karena kita jarang mengingatnya.

Barangkali, dengan berdikir hidup kita bisa menjadi lebih mudah dan bahagia. Tapi dibalik usaha melakukan dzikir yang terlihat mudah pun, seringkali setan mencari celah untuk menggoda kita, menelisih dan membelokkan niat awal kita yang tadinya iklas karena Allah semata, malah timbul nafsu dan ambisi.

Manfaat dan Fadilah Berdzikir Kepada Allah SWT

Mudah tapi berat godaannya. Nah, berikut manfaat dan fadilah berdzikir kepada Allah SWT yang bisa ambil hikmahnya untuk semakin mendekatkan diri dan bersyukur.

Manfaat dan Fadilah Berdzikir Kepada Allah SWTAllah memerintahkan setiap orang beriman untuk mengingat-Nya. Dalam istilah aslinya disebut dzikrullah. Allah berfirman, “Karena itu, ingatlah kalian kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepada kalian dan bersyukurlah kalian kepada-Ku serta janganlah (sekali-kali) kalian mengingkari (nikmat)-Ku.” (QS al-Baqarah [2]: 152). Dia berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.” (QS al-Ahzab [33]: 41).

Allah juga berfirman, “Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut dan dengan (cara) tidak mengeraskan suara pada waktu pagi dan petang. Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.” (QS al-A’raf [7]: 205). Dia berfirman, “Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS al-Ahzab) [33]: 35).

Empat ayat tersebut sebenarnya sudah mencakup perintah berzikir sebanyak-banyaknya, adab/ etika berzikir sebaik-baiknya, dan fadilah berzikir setinggi-tingginya. Tetapi, rupanya masih dipandang belum cukup jelas oleh sebagian orang. Buktinya masih saja ada yang bertanya, “Mengapa setiap orang beriman diperintahkan untuk (senantiasa) mengingat Allah?”

Ibnu al-Qayyim dalam salah satu buku karyanya menulis, fadilah zikir itu ada 80 macam. Semuanya penting kita ketahui. Namun, agar tidak bertele-tele, kita ambil saja lima fadilah di ataranya. Apa saja?

Menghilangkan Kesusahan dan Kesedihan

Mendekatkan Diri Kepada AllahDzikir dapat menghilangkan kesusahan, kesedihan, dan kegundahan dari hati. Zikir dapat menghadirkan kesenangan, kegembiraan, kekuatan, dan kehidupan ke dalam hati. Ibnu al-Qayyim berkata, “Zikir bagi hati seperti air bagi ikan. Anda dapat bayangkan, bagaimana kondisi ikan itu bila tanpa air”.

Baca juga: Keutamaan Shalat Malam, Kumpulan Hadits dan Ayat-Ayat Al-Qur’an

Mendekatkan Diri Kepada Allah

Fadilah atau keutamaan berdzikir juga dapat menjadi sebab semakin dekatnya hubungan kita dengan Allah. Zikir dapat mendorong hati orang beriman untuk selalu kembali kepada-Nya dalam segala situasi dan kondisi. Karena hati orang-orang yang beriman dan selalu berdzikir akan merasa takut dan lebih berhati-hati dalam bertutur kata, dan bertindak karena merasa Allah selalu mengawasinya.

Menjadi Penyebab Allah Ingat Kepada Hamba-Nya

Menjadi Penyebab Allah Ingat Kepada Hamba-NyaManfaat dzikir juga dapat menjadi penyebab bagi Allah untuk selalu mengingat setiap hamba-Nya yang berzikir kepada-Nya (QS al-Baqarah [2] : 152). Rasulullah SAW meriwayatkan firman Allah berikut, “Barang siapa mengingat-Ku dalam dirinya, (niscaya) Aku akan mengingat dia dalam diri-Ku. Dan, barang siapa mengingat-Ku dalam suatu kumpulan, (niscaya) Aku akan mengingat dia dalam suatu kumpulan yang lebih baik dari kumpulannya”.

Dzikir itu Makanan Bergizi Bagi Hati dan Ruh

Dzikir itu Makanan Bergizi Bagi Hati dan RuhDzikir itu ibarat makanan bergizi bagi hati dan ruh. Anda dapat bayangkan, badan dapat saja “merana” bila tanpa makanan bergizi. Demikian pula hati dan ruh. Ibnu al-Qayyim berkata, “Suatu ketika saya mendatangi Syekh Islam Ibnu Taimiyah saat beliau sedang shalat Subuh. Setelah selesai shalat, beliau lanjutkan dengan zikir hingga menjelang tengah hari. Lalu, beliau menoleh ke arahku, ‘Inilah makan siangku. Kalau aku tidak makan siang, (tentu) energiku akan habis”. Kelima, zikir itu dapat menghadirkan ampunan dari kesalahan dan dosa.

Demikian artikel manfaat dan fadilah berdzikir yang dapat kami bagikan untuk sahabat muslim dimana saja berada. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.