Sebentar Lagi Rilis, “Status Iklan” WhatsApp Jadi Fitur Terbaru Paling Mengganggu!

WhatsApp adalah aplikasi pesan instan yang sangat populer dikalangan pengguna Android. Bukan hanya fitur saja yang jadi Andalan, salah satu yang menjadi daya tarik adalah aplikasi ini lebih ringan dibanding aplikasi pesan instan sejenis. Terlebih, WhatsApp tidak dijejali dengan iklan seperti aplikasi Android pada umumnya.

Namun, hal tersebut akan segera berakhir. Seperti rumor yang telah berkembang sebelumnya. Aplikasi milik Facebook itu memang tengah menyiapkan pembaruan untuk aplikasinya. Dan kabar buruknya, perusahaan akan memperkenalkan fitur barunya pada update pembaruannya nanti. Fitur tersebut tidak lain adalah fitur status iklan.

Status Iklan adalah Fitur Paling Mengganggu

Tak seperti biasanya memang, jika pada umumnya fitur baru WhatsApp selalu mendapat sambutan dari para penggunanya, maka tidak untuk fitur status iklan kali ini. Sebab, sebagian pengguna menganggap status iklan adalah fitur yang dianggap paling mengganggu.

Seperti dilansir dari laman Metro (28/11/2018), pembaruan yang telah menjadi pembicaraan banyak orang ini membuang orang-orang penting di WhatsApp dikabarkan hengkang dari aplikasi milik Facebook tersebut.

Dua Pendiri WhatsApp Hengkang

Loading...

Dua Pendiri WhatsApp HengkangDiberitakan sebelumnya, dua pendiri WhatsApp, Brian Acton dan Jan Koum telah mengucapkan selamat tinggal kepada perusahaan. Lalu baru-baru ini Business Executive WhatsApp, Neeraj Arora juga pergi meninggalkan posisinya di WhatsApp.

“Sepertinya semua orang meninggalkan WhatsApp bahkan sebelum status iklan dirilis. Satu lagi setelah Jan dan Brian, kini Neeraj Arora meninggalkan WhatsApp. Terima kasih atas pekerjaannya,” kata akun pembocor fitur WhatsApp, WABetaInfo

Fitur Status Iklan WhatsApp Diadopsi dari Snapchat Stories

Fitur Status Iklan WhatsApp Diadopsi dari Snapchat StoriesSoal fitur ‘status iklan’, memang akan muncul dalam pembaruan status tidak lama lagi. Fitur ini sudah diprediksikan bakal mirip dengan Instagram Stories yang diadopsi dari Snapchat Stories. Pengguna dapat memosting foto, video bahkan menambahkan GIF. Postingan akan hilang setelah 24 jam.

Facebook mengatakan, pengguna WhatsApp yang telah mencapai 450 juta saat ini menggunakan halaman status. Menurut pendiri WhatsApp yang telah hengkang, Brian Acton, iklan akan mulai beroperasi di tahun berikutnya.

“Iklan bertarget adalah alasan saya tidak suka berada di sana. Facebook menggambarkan serangkaian praktik bisnis, prinsip, etika dan kebijakan yang belum tentu saya memiliki suara yang sama,” kata Brian dalam wawancaranya dengan Forbes.

Terkait

Loading...
Berita Terkait

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More