Ahmad Dhani Dapat “Donat Kampung” dari Camelia Malik

Politikus sekaligus musisi Ahmad Dhani menerima vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait kasus ujaran kebencian di media sosial. Dalam sidang putusan, Senin (28/1/2019), hakim memvonis Ahmad Dhani bersalah dan mengganjarnya dengan kurungan 1 tahun 5 bulan.

Tak hanya bakal calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno, dan Fadli Zon, baru-baru ini penyanyi dangdut senior Camelia Malik juga datang membesuk Ahmad Dani di Rumah Tahanan Kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur.

Dalam pertemuannya tersebut, Camelia mengaku sebenarnya ingin menengok Dhani pada hari Sabtu lalu. Namun karena tidak ada jadwal kunjungan pada akhir pekan, maka niatnya itu harus tertunda dan baru bisa terlaksana hari ini, Senin 4 Februari 2019.

Dalam kunjungan tersebut, Camelia mengaku membawa makanan kesukaan Ahmad Dhani, yakni donat kampung. “Saya bawa donat kampung kesukaan Dhani,” kata Camelia Malik sebelum masuk ke dalam Rutan dilansir dari tabloidbintang.com.

Menurut keterangan Camelia, Dhani sangat meyukai donat kampung. Ia pun sengaja membawa satu boks untuk dibagikan juga kepada para tahanan yang berada satu sel bersama Dhani.

Loading...

Ahmad Dhani Dapat "Donat Kampung" dari Camelia MalikSelain itu, Camelia berharap kunjungannya ini bisa memberi dukungan moral bagi Dhani. Ia berharap Dhani dapat lebih kuat menjalani masa tahanan dan cepat selesai. “Mudah-mudahan dia kuat dan cepat selesai.”

Ahmad Dhani dijatuhi vonis 1,6 tahun penjara pada 28 Januari 2019. Pentolan grub band Dewa itu dinyatakan terbukti bersalah atas dakwaan tindak pidana ujaran kebencian di media sosial.

Ahmad Dhani dihukum atas laporan Jack Lapian, pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam Pilkada DKI 2017. Pendiri BTP Network itu melaporkan politikus Gerindra itu ke polisi pada Kamis, 9 Maret 2017.

Jack melaporkan tiga kicauan musikus tersebut di akun Twitter-nya. Ketiga unggahan status di media sosial Dhani tersebut dianggap mengandung unsur ujaran kebencian.

Soal Undang-Undang yang menjerat Ahmad Dhani ini, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, berencana mengangkat topik ini ke rapat dengar pendapat atau RDP di Komisi Hukum DPR. Fadli mengatakan akan membahas perihal Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang sarat pasal karet. Fadli mengatakan dewan bakal mengkaji isi pasal per pasal beserta penerapannya.

Baca Juga

Artikel Terkait

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Advertisements fund this website. Please disable your adblocking software or whitelist our website. Thank You!