Menderita Diabetes? Ini Jenis Makanan dan Cara Mengonsumsinya

Diabetes atau kencing manis pada umumnya terjadi akibat kurangnya aktivitas fisik dan buruknya pola makan. Itu sebabnya, dalam mengatasi diabetes penting sekali menjaga dan menerapkan gaya hidup sehat serta mengonsumsi obat secara teratur.

Mengatur makanan untuk penderita diabetes punya tujuan untuk mengontrol gula darah serta mencegah terjadinya komplikasi. Caranya, mengatur jadwal makan dengan jumlah dan jenis makanan yang sesuai untuk penderita diabet.

Dikatakan dr. Monique C. Widjaja, MGizi, SpGK melalui situs alodokter, seseorang dikatakan menderita diabetes jika kadar gula darahnya >126mg/dL dalam kondisi puasa, atau, atau >200 mg/dL bila tidak puasa.

Diabetes merupakan kronis (berlangsung lama) dan dapat menyebabkan komplikasi berupa gangguan penglihatan, gagal ginjal, penyakit jantung, dan gangguan saraf.

Selain olahraga teratur, penderita diabetes juga dianjurkan agar tidak merokok dan mengatur pola makan. Perhatikan juga jumlah asupan dan jadwal makan, serta jenis makanan yang tepat untuk dikonsumsi.

Jumlah Asupan dan Jadwal Makan

Jumlah asupan adalah jumlah kalori yang bisa dikonsumsi penderita diabetes. Jumlah yang dianjurkan adalah 25-30 per kilogram berat badan ideal setiap harinya. Contoh, seorang penderita diabet memiliki berat badan ideal 50kg, maka ia memerlukan 1.250 sampai 1.500 kalori setiap hari.

Tapi, berat badan ideal bukan berarti berat badan saat ini. Untuk penderita diabetes yang juga mengalami masalah obesitas, dianjurkan untuk menurunkan berat badan agar terhindar adanya komplikasi.

Jumlah kalori yang dianjurkan untuk penderita diabetes yang mengalami obesitas dihitung dari analisis asupan sebelumnya, dikurangi 500 kalori per hari.

Selain jumlah kalori, jadwal makan yang sudah ditentukan oleh dokter gizi juga harus dipatuhi, untuk menjaga kadar gula darah dalam keadaan stabil dan tidak fluktuatif. Penderita diabetes dianjurkan untuk makan besar tiga kali sehari, dan makan kecil atau selingan 2-3 kali sehari. Jarak antara waktu makan besar dan selingan berkisar 2,5 sampai 3 jam.

Jenis Makanan Penderita Diabetes

Seseorang yang menderita kencing manis atau diabetes harus menentukan jenis makanan apa saja yang baik untuk dikonsumsi, serta memperhatikan makanan apa saja yang dihindari.

Untuk karbohidrat, porsi yang dianjutkan adalah 45 sampai 65% dari total kalori, atau minimal 130 gram perhati.

Pilihlah sumber karbohidrat kompleks yang punya serta tinggi, diantaranya seperti kentang, sayuran, buah, gandum, jagung, dan kacang-kacangan. Hindari karbohidrat sederhana, seperti jus buah, gula pasir, dan permen serta produk olahan tepung, seperti kue kering, atau basah.

Gula pasir boleh dikonsumsi, tapi batas maksimalnya adalah 5% dari total kalori (kurang lebih 4 sendok teh) per hari.

Jumlah asupan serat yang dianjutkan adalah 14 gram per 1000 kalori, atau minimal 5 porsi sayur dan buah (1 porsi setara 1 mangkuk kecil). Sedangkan untuk protein, dianjurkan 10-20% dari total kalori. Pilihlah sumber protein yang baik, seperti ikan, telur, ayam tanpa kulit, daging sapi tanpa lemak, tahu, tempe, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak.

Untuk asupan lemak, jumlah yang dianjurkan adalah adalah 20-25% dari total kalori. Pilih bahan makanan yang mengandung lemak baik, misalnya ikan atau lemak dari tumbuhan, serta hindari lemak jenuh yang banyak terdapat pada gorengan dan lemak dari hewan.

Kurangi juga asupan kolesterol dan garam karena kolesterol tinggi dan hipertensi turut andil dalam mempercepat munculnya komplikasi pada penderita kencing manis.

Untuk mengurangi asupan kolesterol, Anda dapat mengurangi konsumsi makanan yang digoreng, daging merah, dan jeroan. Untuk garam, hanya diperbolehkan maksimal 1 sendok teh garam dapur dalam satu hari, atau setara dengan 2.300 mg natrium per hari. Hindari makanan yang mengandung natrium tersembunyi, seperti vetsin, dan makanan yang diawetkan atau ditambahkan bahan pengawet.

Diabetes atau kencing manis merupakan jenis penyakit yang berpotensi menimbulkan komplikasi. Namun, hal ini dapat dicegah dengan menjaga kadar gula darah agar tetap dalam batas normal. Caranya tidak hanya sekedar rutin minum obat diabet, tapi juga harus menerapkan gaya hidup sehat, termasuk menjaga pola makan dan jenis makanan yang sebaiknya dihindari setiap harinya.

Olahraga secara teratur 3-5 kali seminggu juga sebaiknya dilakukan, minimal 30-45 menit setiap kali melakukan olahraga. Dan olahraga yang dianjurkan adalah jalan santai, jalan cepat, joging, bersepeda, dan berenang.

KONTEN BERSPONSOR

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Advertisements fund this website. Please disable your adblocking software or whitelist our website. Thank You!