Beredar Video Ceramah UAS Sebut Non-Muslim Kafir, Begini Klarifikasinya!

Jakarta – Istilah penyebutan Kafir bagi umat non-muslim memang tengah jadi polemik baru dan sedang ramai-ramainya diperbincangkan netizen di media sosial. Istilah kafir menjadi perdebatan usai Mahtsul Masail Nahdlatul Ulama (NU) memutuskan untuk tidak menyebut kata itu bagi seorang non-muslim di Indonesia.

Dilansir dari Republika.co.id, di media sosial baru-baru ini beredar sebuah penggalan cemarah dari Ustadz Abdul Somad (UAS) yang membahas tentang istilah kafir.

Dalam penggalan video ceramah tersebut, UAS mempertanyakan larangan menyebut dengan istilah kafir bagi kalangan non-muslim. Padahal, saat itu UAS hanya menjelaskan pertanyaan seorang jemaah mengenai hukum ceramah dengan mengutip ayat-ayat kafir.

“Gimana ceramah enggak boleh menyebut kata kafir?” ujar Ustaz Somad di dalam penggalan video berdurasi satu menit itu, yang kemudian dilanjutkan dengan kutipan ayat Alquran.

Saat dikonfirmasi, Ustaz Somad mengklarifikasi bahwa video itu sudah lama dan dalam konteks yang berbeda. Namun, diunggah kembali oleh pihak yang tak bertanggung jawab untuk membenturkan dirinya dengan NU.

Loading...

Sampai saat ini, Ustaz Somad pun mengaku belum pernah berkomentar mengenai hasil dari Bahtsul Masail NU tentang kafir.

“Ini ceramah sekitar dua tahun lalu. Ana belum komen tentang hasil Bahtsul Masail NU tentang kafir,” ujarnya dalam pesan singkat kepada sahabatnya yang juga penulis novel Haji Backpacker, Aguk Irawan.

Pesan singkat UAS dan Aguk Irawan itu pun di-capture “Ana selalu dibenturkan dengan NU. Semoga Allah selamatkan kita dari fitnah,” ucap Ustaz Somad.

Tak hanya itu, Ustaz Somad juga mengklarifikasi mengenai banyaknya foto bergambar dirinya yang disandingkan dengan capres 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, seperti di sudut-sudut jalan pedesaan.

Terkait hal itu, dia menegaskan bahwa seluruh aktivitas dakwahnya sama sekali tak berkaitan dengan kegiatan politik atau dukung-mendukung pasangan calon tertentu. “Itu cuman comot, tidak ada izin,” kata Ustaz Somad.

Berita Terkait

KONTEN BERSPONSOR

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Advertisements fund this website. Please disable your adblocking software or whitelist our website. Thank You!