Namanya Disebut Romahurmuziy, Khofifah: Emang Wajahku Ada Tampang Suap?

JATIM, Widiynews.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan siap memberikan klarifikasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pernyataan Ketua Umum PPP Romahurmuziy yang menyebut namanya dalam kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).

“Saya siap menyampaikan klarifikasi (ke KPK),” kata Khofifah, saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (23/4).

Khofifah menegaskan dirinya mendukung segala proses hukum yang dilakukan KPK. Menurutnya hal itu baik sekaligus upaya membangun kepercayaan kepada publik.

Pada Jumat (22/3), Romi menyebut bahwa Khofifah turut memberi rekomendasi atas Kakaknwil Kemenag Jatim Haris Hasanudin.

Haris adalah satu dari tiga orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan jual beli jabatan ini.

Khofifah membantah hal tersebut. Mantan Menteri Sosial RI ini bahkan menyebut dirinya tak punya potensi pelaku korupsi atau suap.

Loading...

“Rek, wajahku iki mosok onok wajah suap, wajah di suap, ya nggak. Artinya yang punya ilmu terawang, kayaknya Anda bisa terawang saya,” ujar Khofifah.

Khofifah menambahkan dirinya mengaku geram karena namanya seringkali dicatut oleh sejumlah oknum untuk memperoleh keuntungan pribadi. Hal itu diketahuinya dari sejumlah laporan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Bisa ditanya kepada semua OPD yang tergabung dalam grup (WhatsApp grup OPD) itu dan saya masih mengingatkan kembali, karena tiba-tiba saya mendapat foto-foto (bergambar) saya bersalaman sama seseorang. ‘Buk, ini A gitu, wah mana saya kenal’,” ujarnya.

Sebelumnya, Romi menolak tudingan yang menyebut dirinya terlibat jual beli jabatan di Kemenag. Romi mengatakan dirinya hanya sebatas penyampai aspirasi dalam kapasitas sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Romi bahkan menyebut nama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ikut merekomendasikan Haris Hasanuddin menjadi Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur.

Selain Khofifah, Romi mengatakan ada seorang ulama bernama Kiai Asep Saifuddin Halim yang juga ikut merekomendasikan Haris sebagai Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur.

Sumber: CNNINDONESIA

Berita Terkait

KONTEN BERSPONSOR

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Advertisements fund this website. Please disable your adblocking software or whitelist our website. Thank You!