Berhentilah Menebar Fitnah dan Membuka Aib Orang Lain, Jika Dirimu Tak Ingin Dipermalukan oleh Aibmu Sendiri

Siapapun diantara kita pastilah tidak akan senang jika aibnya dikabarkan pada orang banyak, maka jagalah hatimu dan bibirmu untuk tidak berbuat demikian kepada orang lain.

Tak perlu ikut, apalagi membiasakan menebar fitnah ataupun membuka aib orang dengan mudahnya, jika kamu sendiri tidak ingin dipermalukan karena aib-aib yang juga kamu miliki.

Tutupilah Aib Yang Ada Pada Diri Orang Lain, Niscaya Allah Akan Menutupi Aib-Aib Yang Ada Pada Dirimu

Tutupilah Aib Yang Ada Pada Diri Orang Lain
Foto: instagram/muslimahindonesiaid

Tentu kamu tidak senang bukan bila difitnah ataupun dikhabarkan aibnya kepada banyak orang? Maka kamuub arus selalu bijak mengendalikan hatimu untuk tak berbuat demikian dimanapaun kamu berada dan sampai kapanpun.

Tutupilah aib yang ada pada diri orang lain dengan baik dan benar, karena jika kamu demikian maka niscaya Allah akan menutupi segala aib-aib yang ada pada dirimu dengan baik pula.

Jika Kau Menemukan Suatu Aib Pada Diri Orang Lain, Maka Bijaklah Untuk Tidak Mengabarkan Pada Yang Lainnya

Bijaklah Untuk Tidak Mengabarkan Pada Yang Lainnya
Foto: Instagram/jelita_djindan

Iya, kamu juga punya aib sama seperti orang lain yang kamu ketahui aibnya, maka jangan pernah kamu seenaknya kepadanya.

Jika suatu saat kamu menemukan aib dalam dirinya, maka bijaklah untuk tidak mengabarkan pada yang lainnya, agar hal yang demikian tidak terjadi padamu pula, karena pembalasan itu nyata.

Sadarlah, Kamu Juga Punya Aib Yang Pastinya Kamu Tidak Akan Senang Bila Orang Lain Mengungkapnya Pada Yang Lain

Kamu Juga Punya Aib Yang Pastinya Kamu Tidak Akan Senang Bila Orang Lain Mengungkapnya
Foto: instagram/muslimahindonesiaid
Loading...

Sadarlah, kamu juga memiliki aib dalam dirimu, sebab kamu bukan makhluq yang sempurna. Dan jika saat ini kamu masih nampak aik-baik saja diamta orang lain, itu karena Allah masih menutupinya.

Maka pastikan saat kamu melihat aib pada saudaramu, hatimu tidka ada niatan untuk mengkontak lisanmu membicarakan sesuatu yang keji kepada telinga orang lain.

Karena logikanya, bila kamu tidak senang dipermalukan karena aibmu, maka jangan berbuat hal yang serupa pada orang lain.

Kamu Bukan Makhluq Sempurna, Dan Tentunya Kamu Memiliki Kekurangan. Maka Pastikan Kamu Tak Menelitik Kekurangan Orang Lain

Kamu Bukan Makhluq Sempurna
Foto: instagram/muslimah_cantikindo

Yang harus kamu ingat agar kamu tetap bisa mengendalikan hatimu adalah kamu bukanlah makhluq sempurna, dan tentunya kamu memiliki kekurangan juga, sama seperti seseorang yang kamu lihat kekurangannya.

Jadi pastikan kamu tidak menelitik kekurangan orang lain seenak jidatmu, agar orang lainpun akan juga bisa berbuat demikian kepadamu dengan bijak

Intinya, Bila Kamu Tidak Suka Aibmu Diketahui Orang Lain, Maka Belajarlah Bijak Untuk Tak Pernah Mengumbar Seikitpun Aib Orang Lain

Allah Tidak Menilai Kita dari yang Orang Lain Nilai, Biarkan Saja Mereka dengan Kebenciannya
Foto: instagram.com/muslimahindonesiaid

Intinya, bila kamu tidak suka aib-aibmu diketahui oleh orang lain, maka belajarlah untuk senantiasa bijak saat aib orang lain nampak dimatamu, jangan mengabarkan pada orang lain, jangan mengarang ataupun menambahkan cerita agar aibnya seakan-akan sangatlah besar.

Karena besar sekalipun aibnya, itu bukan urusanmu tapi urusan Allah dengannya, kamu tidak usah mengoreksinya dengan sangat, karena kamupun punya aib tapi Allah masih menjaganya dengan rapi.[]

Sumber: HUMAIROH

Dapatkan inspirasi dan motivasi lainnya seputar Islam agar semakin dekat dengan Allah SWT. Jangan lupa kunjungi situs Widiynews setiap hari.

Terkait

Loading...
Berita Terkait

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More