Tata Cara Membaca dan Menghayati Al-Qur’an Agar Membekas di Hati

Banyak orang yang membaca atau mendengarkan Al-Quran namun Al-Quran tidak berbekas dihati mereka. Suara bacaan Quran hanya singgah ditelinga mereka seperti suara angin atau suara lain seperti suara deru mobil, kicauan burung, dan hiruk pikuk suara manusia. Al-Qur an tersebut sedikitpun tidak berbekas dihati mereka.

Padahal Allah menurunkan Al-Quran untuk dibaca, didengar, dihayati agar berbekas dihati dan menjadi obat serta rahmat bagi orang yang beriman. Allah telah mengingatkan didalam surat Al A’Raaf ayat 204 dan Al Israak 82 :

204. Dan apabila dibacakan Al-Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat (Al A’Raaf 204)

82. Dan Kami turunkan dari Al-Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian (Al Israak 82)

Bagaimana caranya agar bacaan Qur an betul betul berbekas tertanam dihati kita hingga kita bisa merasakan nikmatnya mendengar atau membaca Al-Quran?.

Syarat utamanya adalah kita harus mengerti setiap ayat yang kita dengan atau baca itu. Untuk bisa mengerti ayat Qur’an tidak mutlak harus bisa bahasa Arab dahulu. Sekarang sudah banyak Beredar Kitab Al-Quran lengkap dengan terjemahannya, demikian pula ada bacaan Qur’an yang sudah langsung diterjemahkan. Tidak ada alas an lagi bagi kita untuk tidak mengerti bacaan Qur’an itu.

Gunakan imajinasi dan perasaan anda ketika mendengar bacaan Qur an berikut terjemahannya itu. Bayangkan apa yang dimaksud ayat itu dan rasakan dengan hati anda.

Ketika saya mengucapkan kalimat : ”Tadi pagi saya melihat seorang anak yang tertabrak truk hingga terseret masuk kolong mobil ….” . Perhatikan apa yang anda bayangkan dan bagaimana perasaan hati anda.

Ketika saya mengucapkan kalimat : ”Kapal yang kami tumpangi bergoncang keras di hantam ombak dan gelombang dilautan yang sedang diamuk badai, sebentar oleng kekiri sebentar oleng kekanan” Anda tentu bisa membayangkan keadaan itu dan merasakan kengerian yang mencekam bukan.

“Dihadapan kami telah terhidang ber aneka macam hidangan dan makanan yang lezat, sementara para pelayan berkeliling membawa minuman yang sejuk dan segar…..” Anda tentu bisa membayangkan suasana itu dan merasakan kegembiraan dihati anda bukan?

Coba teknik seperti diatas anda gunakan untuk menghayati bacaan Al-Quran, Perhatikan surat al zalzalah berikut dibawah ini , gunakan imajinasi anda untuk membayangkan dan hati anda untuk menghayati :

1 Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat),

2 dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya,

3 dan manusia bertanya: “Mengapa bumi (menjadi begini)?”,

4 pada hari itu bumi menceritakan beritanya

5 karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya

6 Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka,

7 Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya

8 Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula

Surat ini menceritakan tentang dahsyatnya hari kiamat, pada ayat 1 anda bisa membayangkan bagaimana ketika bumi digoncangkan dengan goncangan yang dahsyat, Rumah dan gedung bertingkat runtuh semua tanah bergelombak bagai ombak lautan, manusia berlarian kesana kemari , bayangkan dan rasakan ken5geriannya.

Pada ayat 2 anda bayangkan TANAH terbelah dimana mana menelan semua bangunan dan apa saja yang ada diatasnya serta mengeluarkan isi bumi berupa lumpur, uap panas dan api serta asap hitam , anda tentu bisa merasakan kegeriannya

Ayat 3 dimana mana manusia saling bertanya ada apa gerangan, mengapa bumi jadi seperti ini demikian seterusnya anda bisa bayangkan dan rasakan ayat ayat selajutnya dengan imajinasi dan perasaan anda.

Teknik seperti diatas bisa anda gunakan untuk ayat ayat lainnya , insya Allah semua ayat yang anda baca akan membekas dihati anda . Apa lagi jika anda bisa membaca dengan tartil dan menguasai irama serta tajwid dengan benar , anda akan merasakan nikmat yang tiada tara. Anda akan merasakan betapa dahsyatnya Al-Quran tersebut. Anda tidak akan menganggap ayat quran sebagai suara angin lalu lagi.

Teknik seperti ini juga bisa anda lakukan ketika ,membaca Ayat Qur an didalam shalat , sehingga anda bisa khusuk dalam mengerjakan shalat. Sholat dua rakaat selama 30 menit kadang kala tidak terasa capeknya. Anda akan asyik dan khusuk didalam shalat anda.

Coba teknik ditas anda gunakan untuk menghayati beberapa surat Al-Quransebagai berikut dibawah ini, gunakan imajinasi dan perasaan anda. Bayangkan apa yang dimaksud ayat itu, dan rasakan dengan hati anda.

1. SURAT AL GHOSYIAH

2. SURAT AL FIIL

3. SURAT QORIAH

4. SURAT ANNABA’

Insya Allah Al-Quran akan terhunjam kedalam hati anda dan membentuk karakter serta pribadi Qur ani pada diri anda.[]

Sumber: FADHILZA

Berita Terkait

KONTEN BERSPONSOR

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Advertisements fund this website. Please disable your adblocking software or whitelist our website. Thank You!