Sandiaga Uno: KPU Ini Sangat Tak Manusiawi….

Jakarta, Widiynews.com – Cawapres nomor 02, Sandiaga Uno merespon banyaknya anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia akibat kelelahan. Tercatat ada 273 anggota KPPS yang tutup usia.

Sandi meminta KPU tidak kejar tayang dan memperhatikan keselamatan para petugas yang membantu berjalannya proses Pemilu Serentak 2019.

“Jangan kejar tayang, karena kalau misalnya dikejar tayang akhirnya korban terus berjatuhan. Ini sangat bertentangan dengan nilai-nilai hak asasi manusia,” kata Sandi di Jakarta Minggu (28/4), dilansir RMOLNetwork.

“Kalau orang disuruh kerja dari jam 08.00 sampai jam 12.00 malam, jam 09.00 sampai jam 12.00 malam, kelelahan kan hanya untuk mementingkan tenggat waktu atau deadline ini sangat tidak manusiawi menurut saya,” imbuhnya.

Loading...

Menurut Sandi, peristiwa meninggalnya ratusan petugas KPPS ini adalah sebuah bencana yang harus mendapat perhatian khusus dari seluruh elemen bangsa.

“Kalau diteruskan seperti ini korban terus berjatuhan, ini seperti killing field dan jangankan 300 lebih yang saya baca di Jawa Pos kemarin, Yang dilaporkan 326 Kalau tidak salah, tapi ini akan terus berlangsung. proses ini Paling tidak 5-6 hari karena rata-rata baru di angka 50 persen. Secara fundamental ada yang salah. Bukan hanya jujur adil bermartabat, tapi juga sehat,” papar Sandi.

Lantas apakah Sandi sepakat bahwa perhitungan suara ini harus dihentikan sementara mengingat banyaknya jatuh korban.

“Saya harus koordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia sudah menyampaikan kekhawatirannya. Ini proses yang saya harus ada betul-betul penelahaan secara medis. Kenapa terjadinya korban yang yang terus-menerus berjatuhan seperti ini,” pungkas Sandi.[]

Sumber: RMOLJABAR

Terkait

Loading...
Berita Terkait

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More