Tanda-Tanda dan Ciri-Ciri Malam Lailatul Qadar yang Harus Kamu Ketahui

Salah satu keutamaan bulan Ramadhan adalah adanya malam seribu bulan atau Lailatul Qadar. Dimana pada malam itu, setiap amalan ibadah kita akan dicatat seperti kita mengerjakan atau lebih baik dari seribu bulan. 

Salah satu tanda malam lailatul qadar seperti dalam salah satu hadits Nabi “Lailatul Qadar adalah malam yang tenang, cerah, tidak panas dan tidak dingin, matahari terbit di pagi harinya lemah dan berwarna merah.” (HR. ath-Thayalisi, Ibnu Khuzaimah, dan al-Bazzar, sanadnya hasan. Lihat Shifat Shaum an-Nabi hlm. 90).

Sungguh, sayang sekali jika pada malam-malam itu hanya kita gunakan untuk tidur dan bersantai diri.

Bagi mereka yang rindu akan Rab-Nya, pastilah mereka berharap bisa mendapatkan keutamaan lailatul qadar sebagai bekal kelak ketika menghadap kepada sang Penguasa Alam Semesta.

Ciri-ciri dan tanda-tanda datangnya malam lailatul qadar dilansir dari berbagai sumber dan haditis adalah sebagai berikut.

1. Udara dan suasana pagi terasa sangat tenang.

Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasullulah SAW bersabda, Lailatul Qadar adalah malam yang sangat lembut, tidak begitu panas, tidak begitu dingin dan di pagi harinya pun matahari muncul bersinar sangat lemah kemerah-merahan

2. Cahaya matahari lemah, tapi tidak bersinar pada keesokan harinya.

Tanda malam Lailatul Qadar selanjutnya adalah matahari muncul ketika pagi hari tanpa bersinar cukup terang dan berbeda dengan hari-hari sebelumnya. seperti yang tercantum di dalam sabda Rasullulah SAW dimana matahari pada keesokan harinya setelah malam Lailatul Qadar akan menjulang sangat tinggi. namun matahari tersebut tidak akan bersinar memanaskan bumi, melainkan hanya mengeluarkan sinar lembut dan lemah.

3. Terkadang terbawa ke dalam mimpi.

Tanda ketiga munculnya malam penuh berkah ini adalah terkadang terbawa ke alam mimpi. Memang sebenarnya hanya sebagian yang merasakan tanda ketiga ini. Akan tetapi para sahabat Nabi Muhammad SAW hampir semuanya mendapatkan malam Lailatul Qadar melalui mimpi ketika mereka terlelap tidur.

4. Bulan nampak separuh bulatan.

Saat Abu Hurairrah berbincang mengenai tanda datangnya malam Lailatul Qadar disamping Nabi Muhammad SAW. Kemudian Rasullulah SAW berkata bahwa tanda malam penuh keberkahan ini adalah bulan terlihat separuh nampan atau bulatan.

5. Udara dan angin terasa sangat tenang.

Malam Lailatul Qadar di dalam Al-Qur’an digambarkan dengan malam yang penuh berkah dan ketenangan. Semua malam akan sangat berbeda ketika memasuki malam Lailatul Qadar ini. Kerana saat malam penuh berkah ini suasana tenang, udara terasa sangat sejuk, tidak panas, tidak dingin, tidak hujan dan tidak ada pelemparan bintang (meteor).

Bahkan suasana di dalam sebuah anggota keluarga akan sangat terasa nyaman sekali, tidak sama dengan malam-malam sebelumnya di bulan Ramadhan.

6. Datang di hari yang ganjil.

Dari HR Bukhari Muslim, Rasullulah pernah bersabda bahwa malam Lailatul Qadar akan jatuh pada hari ganjil dari sepuluh hari bulan Ramadhan yang terakhir. Ini berarti malam Lailatul Qadar akan jatuh satu minggu terakhir di bulan Ramadhan. Misalnya tanggal 21, 23, 25, 27 ramadhan.

Bersamalah kita mencari keberkahan dan rahmat Allah SWT pada malam 1000 bulan. Insya Allah…

Berita Terkait

KONTEN BERSPONSOR

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Advertisements fund this website. Please disable your adblocking software or whitelist our website. Thank You!