Islam Melarang Para Suami Melakukan 6 Hal Ini kepada Istri

 

Hubungan suami dan istri memang tidak selalu berjalan mulus dan baik-baik saja, ada kalanya suami dan istri terlibat kesalahpahaman dan memicu pertengkaran. Tetapi seorang suami dan istri memiliki kewajiban yang mesti dipenuhi dan terdapat hal yang mesti didapatkan oleh suami dan istri.

Terkadang terdapat tindakan suami terhadap istri membuat suami berdosa sebab tidak sesusai dengan ketetapan Allah SWT. Berikut 6 tindakan suami yang tidak dianjurkan oleh Islam karena bisa mengakibatkan dosa bagi suami.

Tidak mengajarkan dan mendidik istri dengan ilmu agama

Suami memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk memberikan pengajaran dan pelajaran terutama yang berhubungan dengan agama. Sikap ini sudah termasuk perbuatan dosa yang dilakukan suami sebab suami merupakan seorang imam yang menjadi panutan dan contoh bagi seorang istri.

Tidak cemburu

Cemburu pasti sudah hal biasa dan wajar yang terjadi dalam rumah tangga. Walaupun sudah menikah pasti adakalanya suami merasa cemburu kepada istri dan sebaliknya.

Sebaliknya suami yang tidak pernah merasa cemburu terhadap istri tidak hanya membuat istri merasa sudah tidak diperhatikan lagi justru termasuk perbuatan dosa yang dilakukan oleh suami.

Tetapi disaat suami cemburu terhadap istri juga sewajarnya dan tidak berlebihan. Jangan sampai kecemburuan akan memicu pertengkaran dalam rumah tangga.

Tidak menafkahi istri

Dosa yang sangat besar yang dilakukan oleh suami terhadap istri yaitu tidak memberikan nafkah kepada istri baik lahir maupun bathin. Suami akan berdosa jika menelantarkan istri begitu saja, seorang suami seharusnya memberikan perlindungan kepada istri dan  mencukupi seluruh kebutuhan istri. Jangan sampai mengabaikan istri dengan alasan apapun dan dengan alasan apapun.

Loading...

BACA JUGA: Suami Wajib Tahu, Ini Bedanya Uang Belanja dan Nafkah Istri

Istri yang menafkahi keluarga

Didalam islam seorang suami berkewajiban memberikan nafkah kepada istri dan keluarga. Suami akan berdosa jika membiarkan istri yang menjadi tulang punggung keluarga dan pencari nafkah untuk suami dan keluarga padahal suami mampu dan sanggup untuk mencari nafkah.

Kecuali suami dalam keadaan yang tidak memungkinkan untuk mencari nafkah seperti sakit keras. Jika memang istri memilih tetap bekerja tentu saja tidak membuat suami melupakan kewajiban kepada istri untuk mencukupi kebutuhan dan keperluan istri dan keluarga.

Membenci istri sendiri

Pertengkaran antara suami dan istri memang hal yang udah lumbah dan jangan menjadikan alasan suami untuk membenci istri sendiri sebab tindakan tersebut termasuk dosa besar yang dilakukan suami terhadap istri.

Menyimpan benci hanya akan membuat kamu tidak tenang dan selalu berburuk sangka terhadap istri sendiri. Apalagi jika suami sampai menyebarkan aib istri sendiri kepada orang lain.

Mestinya seorang suamilah yang menutupi kekurangan istri dan sebaliknya. Kamu hanya akan membiarkan istri kamu dihina dan diinjak-injak harga dirinya oleh orang lain. Seharusnya jika terdapat   istri yang tidak disukai sudah kewajiban suami untuk mengingatkan dan mengajari istri.

Menyakiti istri

Zaman sekarang kekerasan didalam rumah tangga sudah dianggap hal yang biasa dan tidak jarang suami mengelak dari tuduhan tersebut. Padahal tindakan suami menimbulkan sakit mental dan fisik yang dirasakan istri.

Tindakan suami tersebut termasuk kedalam perbuatan dosa sebab telah berbuat zalim terhadap istri. Seharusnya seorang suami memberikan perlindungan kepada istri bukan untuk menyakitinya tetapi memberikan perlindungan dan kenyamanan kepada istri.

Melakukan poligami tanpa meminta persetujuan dari istri pertama juga termasuk dosa yang dilakukan suami terhadap istri karena tindakan suami tersebut tidak sesuai dengan syariat islam yang dianjurkan.

Terkait

Lainnya:

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More