Esemka Resmi Diluncurkan, Demokrat Ingatkan “Produksi dan Merakit”, Jangan Bikin Malu Satu Negeri

JAKARTA, Widiynews.com – Presiden Joko Widodo telah meresmikan pabrik mobil dalam negeri PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) di Boyolali. Peresmian pada Jumat (6/9) itu juga menjadi pertanda bahwa mobil merek Indonesia mulai berlaga di pasar otomotif.

Namun demikian, Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon mengingatkan agar tidak sembarangan menggunakan istilah mobil nasional untuk menyebut produksi dari perusahaan tersebut.

Pasalnya penggunaan istilah mobil nasional berkaitan dengan jati diri bangsa. Termasuk menjadi ikon kemajuan negeri di industri otomotif dunia.

Loading...

“Jadi jangan main-main pakai istilah ini. Nanti satu negeri malu,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi sesaat lalu, Minggu (8/9).

Apalagi, pabrik mobil Esemka itu disebut-sebut hanya merakit ulang bahan-bahan yang impor dari luar negeri. Bukan murni memproduksi mobil sendiri.

Jansen mengingatkan bahwa produksi dan merakit merupakan dua hal yang berbeda.

“Memproduksi dan merakit itu beda. Anak saya merakit lego dan dia katakan: “Papa aku telah berhasil membuat transformers”,” contohnya.[rmol]

Dewi Divianta
Pengkhianatan yang paling besar adalah pengkhianatan umat, sedang pengkhianat yang paling keji yaitu pengkhianatan pemimpin. (Ali bin Abu Thalib)