Hadits Nabi, Keistimewaan Berdzikir Sama Seperti Memerdekaan Budak

Selama Ramadhan, Allah dan Rosulullah Muhammad SAW selalu menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak amalan ibadah, seperti Shalat Tarawih, membaca Al-Qur’an, bersholawat dan berdzikir.

Berdzikir menjadi salah ibadah yang paling mudah untuk dilaksanakan selama Ramadhan. Sebab, bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja oleh umat Islam.

Sama seperti membaca shalawat kepada Nabi Muhammad, berdzikir memiliki keuatamaan tersendiri didalam syariat Islam. Dan salah satu keutamaan berdzikir adalah sama seperti memerdekaan budak seperti dijelaskan dalam beberapa hadits Nabi Muhammad SAW berikut ini.

Walaupun budak tidak ada di zaman sekarang, namun amalan yang pahalanya setara dengan memerdekakan budak sangatkalah tinggi nilainya.

Jika mengutip apa yang pernah diucapkan Ustadz Khalid Basalamah Mengenai pahala yang setara dengan memerdekakan budak bahwa hamba sahaya itu di zaman sekarang paling murah berharga 10.000 real (dari Yayasan di Saudi).

Berarti kalau 4 hamba sahaya sama dengan 40.000 real. Dan jika 10 hamba sahaya sama dengan 100.000 real atau kira-kira 300 juta rupiah. Perhatikanlah hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini :

Berikut ini beberapa hadits yang membicarakan perihal keutamaan dzikir:

Laa ilaaha illaallooh wahdahu laa syariikalah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qodiir.

Dari Abu Ayyub Al-Anshariy RA, ia berkata, Nabi SAW bersabda,

“Barangsiapa membaca Laa ilaaha illaallooh wahdahu laa syariikalah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qodiir. (Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala puji dan Dia berkuasa atas segala sesuatu) sebanyak sepuluh kali, maka ia bagaikan orang yang memerdekakan empat orang dari keturunan Nabi Ismail AS”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari Abu Hurairah RA, ia berkata  Rasulullah SAW bersabda,

“Barangsiapa membaca Laa ilaaha illallooh wahdahu laa syariika lah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qodiir. (Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala puji dan Dia berkuasa atas segala sesuatu), setiap hari seratus kali seimbang dengan ia memiliki sepuluh budak, dan dicatat untuknya seratus kebaikan dan dihapuskan dari padanya seratus dosa dan ia terpelihara dari gangguan syaithan pada hari itu hingga sore hari. Dan tiada seorang yang lebih utama daripada amalnya kecuali orang yang berbuat lebih banyak dari padanya. Dan siapa yang membaca Subhaanalloohi wa bihamdih (Maha Suci Allah dengan segala pujian-Nya) seratus kali setiap hari, niscaya akan dihapuskan dosa-dosanya walau sebanyak buih di laut. (HR. Bukhari dan Muslim)

Demikian salah satu keutamaan berdzikir. Mumpung masih dalam bulan suci Ramadhan maka alangkah baiknya jika kita mengisi hari-hari di bulan penuh rahmat Allah ini dengan mengingat Allah yakni dengan perantara berdzikir setiap hari.

Berita Terkait

KONTEN BERSPONSOR

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Advertisements fund this website. Please disable your adblocking software or whitelist our website. Thank You!