Saksi Tim Prabowo Berstatus Tahanan Kota, Ternyata Izinnya Jenguk Orang Tua Sakit

JAKARTA-Seorang saksi yang dihadirkan tim hukum Prabowo-Sandi pada persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Rabu (19/6) malam hingga Kamis (20/6) dini hari menarik perhatian publik.

Saksi tersebut adalah Rahmadsyah Sitompul yang berasal dari Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

Rahmad menjadi perhatian lantaran statusnya yang merupakan terdakwa perkara UU ITE terkait Pilkada Batubara 2018. Pria berkacamata hitam itu bahkan kini berstatus tahanan kota.

Status itu diakui Rahmad ketika menjawab pertanyaan tim hukum Jokowi-Ma’ruf, Teguh Samudera. Pertanyaan itu muncul lantaran tahanan kota seharusnya tak bisa keluar dari wilayah hukum.

“Saudara dalam status tahanan kota, yang memberikan siapa?” tanya Teguh di Gedung MK, Jakarta, Kamis (20/9).

“Kejaksaan,” jawab Rahmad.

“Saudara dalam status tahanan kota, yang memberikan siapa?” tanya Teguh di Gedung MK, Jakarta, Kamis (20/9).

Loading...

“Kejaksaan,” jawab Rahmad.

Namun ternyata, bukan izin yang Rahmad kantongi. Ia hanya melayangkan surat pemberitahuan ke kejaksaan menemani orang tua sakit.

“Iya. Saya berangkat ke Jakarta menemani orang tua saya yang sakit,” ujar Rahmad saat menjawab pertanyaan dari hakim MK I Dewa Gede Palguna yang ikut mempertanyakan statusnya.

Terkait keberadaan Rahmad di sidang MK itu mengejutkan Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Batubara, Edy Syahjuri Tarigan. Sebab pada Selasa (18/6), Rahmad mangkir dalam persidangan perkara UU ITE.

“Simpelnya dia enggak ada izin sama majelis (hakim). Dia kan harusnya bersidang tanggal 18 (Juni) itu. Dia kasih surat yang dia enggak datang. Mestinya kan dia sidang tanggal 18. Dia kasih surat, alasannya mengantar orang tuanya yang sakit,” ujar Edy saat dikonfirmasi, Kamis (20/6).

Alhasil sidang perkara UU ITE itupun ditunda hingga Selasa (25/6) karena alasan yang diberikan Rahmad. Edy mengatakan Rahmad seharusnya meminta izin dahulu kepada majelis hakim apabila ingin menjadi saksi di MK.

Sebab, status Rahmad merupakan tahanan hakim sejak perkaranya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Kisaran. Namun dalam hal ini, kata Edy, pihak kejaksaan tak bisa berbuat banyak karena permasalahan ini merupakan wewenang hakim.[]

Sumber: KUMPARAN

Terkait

Loading...
Berita Terkait

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More