Saksi 02 Disebut Beri Keterangan Palsu, Tim Jokowi Pertimbangkan Lapor Polisi

JAKARTA-Ketua Tim Kuasa Hukum Jokowi-Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra, menyebut sejumlah saksi dari kubu 02 memberikan keterangan palsu dalam persidangan pada Rabu (19/6).

Untuk itu, pihaknya mempertimbangkan akan melaporkan sejumlah saksi tersebut ke polisi.

“Oleh karena ada beberapa keterangan saksi yang ternyata keterangannya itu palsu, keterangan bohong,” kata Yusril sebelum sidang di Gedung MK, Jakarta Pusat, Jumat (21/6).

Yusril mencontohkan salah satu saksi Prabowo yang memberikan keterangan palsu yakni Beti Kristiana. Saat sidang, Beti mengaku menemukan sejumlah amplop surat suara berlogo KPU yang tercecer.

Sebelum melaporkan sejumlah saksi tersebut, lanjut Yusril, pihaknya akan terlebih dahulu berkonsultasi kepada Jokowi-Ma’ruf, apakah ingin melanjutkan kasus ini secara pidana atau tidak.

“Dan ini serius ya masalah amplop ini, karena diduga palsu dan kemudian ada kemungkinan selesai sidang ini tergantung kepentingan dari pihak berperkara, kami mewakili pak Jokowi dan Kiai Maruf Amin apakah beliau ingin saksi ini ditindaklanjuti secara pidana (atau tidak) ya. Nanti kami konsulkan ke beliau,” kata Yusril.

Selain memberikan keterangan palsu, Yusril mengatakan ada sejumlah saksi Prabowo-Sandi yang juga berbohong mengenai latar belakangnya.

“Ada saksi yang hadir keterangannya tidak bohong, tapi latar belakangnya dia berbohong itu harus kita perjuangkan juga,” kata Yusril.

“Misalnya mengaku tidak ada kaitan dengan paslon 02, tapi ternyata dia adalah timses 02. Kita tunjukkan juga nanti, ada dua kategori ini. Ada yang palsu keterangannya, ada yang palsukan identitas,” tutup Yusril.[]

Sumber: KUMPARAN

Terkait

Lainnya:

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More