Video Aksi Wanita Bawa Anjing ke Masjid Viral, Ini Tanggapan MUI dan Deddy Corbuzier

Video seorang wanita membawa anjing ke dalam masjid menjadi viral di media sosial bagaimana tanggapan MUI dan Deddy Corbuzier?

Jakarta, WIDIYNEWS – Seorang wanita berinisial SM (52) masuk ke dalam Masjid Al-Munawaroh, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sambil membawa anjing peliharaannya pada Minggu, 30 Juni 2019.

Dalam video yang viral, SM juga tidak melepas alas kakinya ketika masuk kedalam masjid. Ia juga berteriak-teriak dan marah-marah tanpa sebab yang jelas kepada jamaah.

Kepolisian Resor Bogor sudah menaikkan status hukum SM menjadi tersangka. Status tersebut ditetapkan usai penyidik menggelar perkara selama 1×24 jam.

Menanggapi aksi SM, Majelis Ulama Indonesia (MUI) tak yakin jika wanita yang membawa anjing masuk ke masjid tersebut dalam kondisi waras atau sehat.

“MUI tidak yakin kalau itu dilakukan oleh orang yang waras dan sadar. Karena rasanya kok sangat nggak masuk akal,” kata Waketum MUI Yunahar Ilyas di kantornya, Jakarta, Selasa (2/7/2019).

MUI yakin, umat Islam dan umat beragama lain tidak akan berani melakukan tindakan tersebut, yakni menodai kesucian rumah ibadah. MUI yakin pihak kepolisian dapat menangani kasus tersebut.

“Jadi dalam hal ini MUI menyerahkan sepenuhnya penanganananya ke kepolisian, kepolisian bisa menguji apakah tindakan itu dilakukan dengan sadar dan terencana atau tidak,” jelas Yunahar.

Senada dengan MUI, saat melihat video viral wanita membawa anjing masuk masjid tersebut Deddy Corbuzier mengaku kaget.

“Gue kaget sekaget-kagetnya melihat itu video sampai ini apa-apaan seperti itu. Ini kacau,” kata Deddy Corbuzier, Selasa 2 Juli 2019.

Deddy Corbuzier
Deddy Corbuzier. (sumber: nu.or.id)

Deddy juga menyayangkan aksi wanita tersebut, terlebih wanita tersebut sambil teriak-teriak dan marah-marah dan membawa nama agama Katolik. Menurutnya, agama Katolik tidak mengajarkan hal tersebut kepada pemeluknya.

Loading...

“Saya menyayangkan perilaku ibu ini karena membawa-bawa nama agama. Ngapain anda teriak-teriak saya katolik, ngapain. Anda mau agama Islam, Katolik, Hindu bawa anjing masuk ke masjid itu salah,” ucapnya.

Sebagai bekas penganut agama Katolik, Deddy menegaskan tak ada ajaran apapun dalam agama itu yang mengajarkan umatnya untuk membawa anjing saat tengah mendatangi masjid.

“Setahu saya di ajaran katolik tidak ada ajaran masuk masjid bawa anjing pakai sepatu tidak ada sama sekali,” kata Deddy.

Bahkan seandainya belum menjadi seorang muslim, Deddy memastikan dia mengetahui bagaimana orang Islam menjaga kesucian masjid. Dia juga mengerti jika jilatan anjing adalah najis bagi seorang muslim.

“Tidak mungkin dia tidak tahu, tidak masuk akal,’ imbuhnya.

Meski begitu, ayah satu anak itu menyarankan masyarakat untuk tidak menyalahkan agama katolik yang dianut oleh ibu tersebut.

“Jangan salahkan agamanya. Ini oknumnya yang salah, ini orangnya yang salah. Saya usia 40 tahun lebih dan baru menjadi muslim dan sebelum muslim saya katolik dan tidak pernah kepikiran bawa anjing masuk ke dalam masjid. Itu perilaku bodoh,” kata Deddy.

Tapi kata Deddy, dia lebih menyarankan ibu tersebut dibawa ke Psikolog. Sebab menurut dia, orang yang melakukan tindakan seperti itu hanya orang-orang yang memiliki ganguan kejiwaan.

“Kok menurut saya tidak cocok kalau kasus ini dibawa ke polisi. Bukan mengatakan tidak boleh ya, tapi begini ya apa tidak sebaiknya ibu itu dibawa ke psikolog karena kayaknya yang melakukan hal seperti itu hanya orang-orang dengan gangguan jiwa menurut saya pribadi. Itu adalah pendapat pribadi saya,” tuturnya.

Diketahui sebelumnya, menurut keterangan dari pihak keluarga bahwa SM memiliki riwayat gangguan kejiwaan, saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan di RS Polri Kramatjati, Jakarta.

Jika nantinya terbukti bersalah, SM disangkakan melanggar Pasal 156 KUHP tentang penistaan atau penodaan agama dengan ancaman 5 tahun penjara.

Sumber: dream.co.idokezone.com

Populer Pekan Ini

Loading...

Rekomendasi Widiynews

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More