Tabi’at Buruk Seorang Istri Akan Menjadi Baik Saat Suami Senantiasa Sabar Membimbingnya

Seorang istri yang memiliki tabi’at buruk akan menjadi malapetaka bagi sauaminya, tetapi para suami yang membekali dirinya dengan ilmu Allah pasti tahu bagaimana menjadikan malapetaka tersebut berbuah syurga.

Karena istri yang tabi’atnya buruk akan menjadi shalehah saat sang suami senantiasa sabar membimbingnya terus menerus dalam jalan yang telah Allah ajarkan kepada kita melalui Nabi Muhammad SAW.

Menasihatinya dengan Sabar

Menasihatinya dengan Sabar
Menasihatinya dengan Sabar. Sumber gambar: kanglondo

Seburuk apapun tabi’at seorang istri akan menjadi baik saat suaminya menasihat dengan sabar.

Seburuk apapun tabi’at seorang istri akan menjadi baik saat suami menasehatinya dengan penuh kesabaran. Karena saat suami mengatasinya dengan sifat sabar terus menerus, maka hati yang sekeras batupun akan berubah menjadi lembut.

Karena hati wanita pada dasarnya adalah tercipta lembut, tapi saat ia jenuh untuk memasrahkan hatinya kepada sang pemilik hati, maka tabi’atnyapun akan menjadi keras. Namun, saat laki-laki yang mendampinginya terus tanpa bosan menggunakan sabar sebagai senjata termahalnya, ia akan berubah dengan ijin Allah.

Baca juga: Wanita dalam Rumah Tangga, Bagaimana Kedudukannya Menurut Islam?

Menegur dengan Lembut dan Penuh Kasih Sayang

Menegur dengan Lembut dan Penuh Kasih Sayang
Menegur dengan Lembut dan Penuh Kasih Sayang. Sumber: islamidia.com

Sekeras apapun watak istri akan jadi lebih lembut saat suami tak pernah jenuh menegur dengan kasih sayang.

Sekeras apapun watak seorang istri akan menjadi lembut saat suami tak pernah jenuh menegurnya dengan kasih sayang Allah. Bagaimana kasih sayang Allah? Yaitu terus menerus membimbingnya dengan ilmu Allah, ia bersabar, tidak menyesalinya walau hati kadang terasa sakit.

Karena ia tahu bahwa ujian Allah tengah menghampirinya, jadi ia yakin saat ia berhasil melewatinya maka hikmah dan rahmat Allah akan selalu menyandingnya.

Tak Pernah Bosan Mengarahkan ke Yang Lebih Baik

Tak Pernah Bosan Mengarahkan ke Yang Lebih Baik
Tak Pernah Bosan Mengarahkan ke Yang Lebih Baik. Sumber: tribunnews.com
Loading...

Seburuk apapun perangai seorang istri akan berubah baik saat suami tak pernah mengeluh dalam mengarahkannya.

Sejelek apapun perangai seorang istri akan berubah baik saat suami tak pernah mengeluh dalam mengarahkannya. Tak peduli seberapa bejatnya sikap dan perilaku seorang istri jika suami tanpa henti mengarahkannya, menasehatinya, mengajaknya dengan hati yang ikhlas maka Allah akan perlahan menyentuh keadaan hatinya dengan hidayah-Nya.

Karena tak ada yang bisa mengubah keadaan hati seseorang, selain hidayah yang Allah datangkan dari jalur dimana manusia tersebut sudah berusaha.

Baca juga: Inilah 5 Pesan Nabi Muhammad SAW Kepada Kaum Wanita

Memberinya Perhatian Lebih

Memberinya Perhatian Lebih
Memberinya Perhatian Lebih. Sumber gambar: magdalene.co

Kebiasaan buruk seorang istri akan berubah baik saat suami selalu memperhatikannya dengan baik dan bijaksana.

Kebiasaan buruk seorang istri akan berubah baik saat suami selalu memerhatikannya dengan bijak. Yang dikatakan bijak disini adalah, saat seorang istri bersikap dan berperilaku yang tidak baik maka suami akan dengan sigap menegurnya, dengan pengertian dan sikap yang baik.

Seperti apakah itu? Yaitu dengan cara tidak mengandalkan emosi dalam menyelaraskan ingin, laki-laki yang bijak akan selalu meredam ego dan emosinya untuk memperbaiki sebuah keadaan yang lagi kisruh.

Maka dengan demikian, seorang wanita biasanya akan tersadar dan menyesali perbuatannya, karena sudah tersadar bahwa seseorang yang benar-benar menemaninya adalah sosok yang tulus.

Baca juga: Ciri-Ciri Wanita yang Shalatnya Tidak Diterima Allah

Suami Harus Sadar Tugasnya Bukan Mengubah, Tapi Menyadarkan

Suami Harus Sadar Tugasnya Bukan Mengubah, Tapi Menyadarkan
Sumber gambar: bandungkita.id

Budi pekerti yang buruk seorang istri akan menjadi lebih baik saat suami selalu menyadari bahwa tugasnya tidak hanya sekedar mengubahnya tapi menyadarkan ia pada tugasnya.

Budi pekerti buruk istri akan menjadi baik saat suami tak pernah memaksa untuk mengubahnya, tapi ia tanpa bosan untuk membuatnya sadar. Karena saat seorang suami dengan tanpa bosan membuat istri itu sadar akan kekurangannya, dan suami terus terusan menyempurnakan dengan kelebihan yang ia punya.

Maka hati seorang istri pada akhirnya akan terbuka, karena seburuk apapun budi pekerti seseorang akan berubah menjadi baik saat ia selalu tersentuh dengan nuansa kebaikan, apalagi kebaikan itu datang dari seseorang yang memang tulus menyayangi kita.[]

Terkait

Loading...
Berita Terkait

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More