Ketika Rosulullah Diserang Rasa Malas, Ini Doa yang Dibaca!

0
Ketika Rosulullah Diserang Rasa Malas, Ini Doa yang Dibaca!

Doa Terhindar dari Rasa Malas – Biasanya rasa malas yang ada pada diri manusia selalu dikaitkan dengan sifat alamiah saja, yaitu faktor internal pada diri seseorang.

Padahal sebetulnya Rasulullah Saw dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah pernah bersabda tentang faktor penyebab munculnya rasa malas dan cara mengatasinya.

Berikut ini sabda Rasulullah:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «يَعْقِدُ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ إِذَا هُوَ نَامَ ثَلاَثَ عُقَدٍ يَضْرِبُ كُلَّ عُقْدَةٍ عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ، فَارْقُدْ فَإِنِ اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ، انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ، فَإِنْ تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ، فَإِنْ صَلَّى انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ، فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ وَإِلَّا أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلاَنَ» رواه البخاري فى صحيحه

Artinya:

“Syaithan mengikat pada tengkuk kepala seseorang kalian manakala ia tidur dengan tiga ikatan, yang ia buat tempatnya pada tiap ikatan (dengan mengatakan): “Bagimu malam yang panjang maka tidurlah”. Maka jika ia bangun lantas berdzikir kepada Allah terbukalah satu ikatan, kemudian jika ia berwudhu terbukalah satu ikatan lagi, kemudian jika ia sholat maka terbukalah seluruh ikatan, maka iapun di pagi hari dalam keadaan bersemangat dan baik jiwanya. Namun kalau tidak demikian maka ia di pagi hari dalam keadaan jelek jiwanya lagi pemalas.” (Shohih Al Bukhari (1143).

Cara Terhindar dari Rasa Malas

Menurut hadits diatas, diketahui bahwasanya penyebab munculnya rasa malas adalah karena adanya tiga ikatan yang dikaitkan setan di malam hari, yakni diikatkan oleh setan ke kepala manusia saat seseorang telah terlelap tidur.

Namun ikatan tersebut dapat dilepaskan satu per satu dengan cara sebagai berikut:

Ikatan Pertama

Cara melepas ikatan pertama adalah dengan menyebut Asma Allah, yaitu dengan membaca do’a bangun tidur yang diajarkan Rasulullah Saw:

الحمد لله الذي أحيانا بعد ما أماتنا وإليه النشور

Loading...

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami sesudah mati (membangunkan kami dari tidur) dan hanya kepada-Nya kami dikembalikan.”

Dengan membaca do’a tersebut maka terlepaslah satu ikatan.

Ikatan Kedua

Cara melepas ikatan kedua adalah dengan berwudhu. Maka akan lepas ikatan tersebut.

Ikatan Ketiga

Yang terakhir adalah dengan mendirikan sholat, maka akan terlepaslah tiga ikatan tersebut.

Nah jika kalian mengamalkan ketiga hal tersebut, sebagaimana yang diajarkan Rasulullah Saw, maka InsyaAllah seseorang tersebut akan memulai paginya dengan giat dan juga berbekal jiwa yang baik serta bersih. Akan tetapi sebaliknya, jika hal tersebut tidak dilakukan, maka akan dibuka dengan malas dan jiwa yang kotor.

Do’a Menghindarkan Rasa Malas

Rasulullah Saw juga telah mengajarkan satu do’a khusus agar terhindar dari sifat malas, sebagaimana diriwayatkan oleh imam Bukhori dalam kitab Shohihnya:

حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ، قَالَ: سَمِعْتُ أَبِي، قَالَ: سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ العَجْزِ وَالكَسَلِ، وَالجُبْنِ وَالهَرَمِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ المَحْيَا وَالمَمَاتِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ القَبْرِ

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari lilitan utang dan kesewenang-wenangan manusia.”[]

Terkait

Loading...