Ingin Berpuasa? Ini 7 Keutamaan Puasa Sunnah Daud, Banyak Pahalanya!

Keutamaan puasa sunnah daud adalah puasa terbaik, puasa ini ibarat berpuasa separuh tahun dan lebih baik dari puasa sepanjang tahun.

Puasa daud adalah anjuran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada umatnya yang ingin senantiasa beribadah dan beramal kepada Allah subhanahu wa ta’ala namun tetap sesuai syariat agama Islam.

Keutamaan Puasa Sunnah Daud

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan padanya:

أَحَبُّ الصَّلاَةِ إِلَى اللَّهِ صَلاَةُ دَاوُدَ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – وَأَحَبُّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ ، وَكَانَ يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْلِ وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ ، وَيَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا

Artinya :

Sebaik-baik shalat di sisi Allah adalah shalatnya Nabi Daud ‘alaihis salam. Dan sebaik-baik puasa di sisi Allah adalah puasa Daud. Nabi Daud dahulu tidur di pertengahan malam dan beliau shalat di sepertiga malamnya dan tidur lagi di seperenamnya. Adapun puasa Daud yaitu puasa sehari dan tidak berpuasa di hari berikutnya. (HR. Bukhari)

Dalam Riwayat lain dikatakan:

لاَ صَوْمَ فَوْقَ صَوْمِ دَاوُدَ ، شَطْرَ الدَّهْرِ ، صِيَامُ يَوْمٍ ، وَإِفْطَارُ يَوْمٍ

Artinya :

Tidak ada puasa yang lebih afdhol dari puasa Daud. Puasa Daud berarti sudah berpuasa separuh tahun karena sehari berpuasa dan sehari tidak berpuasa. (HR. Bukhari dan Muslim)

Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rahimahullah menyampaikan, “Hadits di atas secara jelas menunjukkan bahwa berpuasa Daud ialah sebaik-baiknya berpuasa.

Baca juga: 10 Jenis Penyakit Kronis Ini Bisa Sembuh dengan Berpuasa!

Bahkan puasa Daud lebih utama daripada puasa yang dilakukan sepanjang tahun. Akan tetapi berpuasa Daud dianjurkan untuk dilakukan oleh orang yang mampu dan tidak boleh sampai melalaikan amalan yang hukumnya wajib serta perkara yang lebih penting.

Faedah Puasa Daud yang perlu kita Fahami

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ أَحَبَّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ وَأَحَبَّ الصَّلاَةِ إِلَى اللَّهِ صَلاَةُ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ كَانَ يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْلِ وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ وَكَانَ يَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا

“Puasa yang paling disukai di sisi Allah adalah puasa Daud, dan shalat yang paling disukai Allah adalah Shalat Nabi Daud. Beliau biasa tidur di pertengahan malam dan bangun pada sepertiga malam terakhir dan beliau tidur lagi pada seperenam malam terakhir. Sedangkan beliau biasa berpuasa sehari dan buka sehari.”(HR. Bukhari dan Muslim no. 1159)

Faedah hadits diatas ialah:

1. Puasa Sunnah yang Paling Dicintai Allah

Hadits ini menerangkan tentang keutamaan dari puasa Daud yaitu berpuasa sehari dan berbuka (tidak berpuasa) keesokan harinya. Inilah puasa yang paling dicintai di sisi Allah dan tidak ada lagi puasa yang lebih baik dari itu.

2. Mengamalkan Ketaatan

Di antara faedah puasa Daud, ialah menunaikan hak Allah dengan mengamalkan ketaatan kepada-Nya dan menunaikan hak badan yaitu dengan meng-istirahatkannya (dari makan).

3. Belajar Memperhatikan Ibadah

Amal Ibadah begitu banyak ragamnya, begitu pun dengan kewajiban yang harus ditunaikan seorang hamba begitu banyak. Jika seseorang melaksanakan puasa setiap hari tanpa henti, maka ia pasti akan meninggalkan beberapa kewajiban.Sehingga dengan mengamalkan puasa Daud (dengan sehari berpuasa dan sehari tidak), seseorang akan lebih memperhatikan kewajiban-kewajibannya dan ia bisa meletakkan sesuatu yang sesuai dengan porsi dengan benar.

4. Puasa yang Dianjurankan Rosulullah

Abdullah bin ‘Amr sangat bersemangat menunaikan ketaatan. Ia ingin melaksanakan puasa yang dilaukan setiap hari tanpa henti, begitu pula ia ingin menunaikan sholat malam semalam suntuk.

Karena ini, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam melarangnya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan solusi kepadanya dengan amalan lebih baik dan sesuai dengan fitrah manusia.

Untuk berpuasa beliau diberikan saran oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk berpuasa tiga hari setiap bulannya. Akan tetapi, begitu inginya Abdullah bin ‘Amr senantiasa beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala, beliau masih merasa kurang dan ingin mengerjakan lebih dari itu. Lalu beliau diberikan solusi oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam agar melaksanakan puasa sehari dan tidak berpuasa keesokan harinya. Lalu tidak ada lagi yang lebih afdhol dari itu.

Begitu pula dengan menunaikan sholat malam, Nabi shallallallahu ‘alaihi wa sallam memberi petunjuk seperti sholat Nabi Daud. Nabi Daud ‘alaihis salam didalam hidupnya biasa tidur di pertengahan malam pertama, sampai sepertiga malam terakhir.

Kemudian Nabi Daud ‘alaihis salam bangun untuk menunaikan sholat hingga seperenam malam terakhir. Setelah itu, beliau tidur kembali untuk mengistirahatkan badannya supaya semangat melaksanakan sholat Fajr, berdzikir dan beristigfar di waktu sahur.

5. Faedah Puasa Daud Kelima

Berlebih-lebihan hingga melampaui batas dari keadilan dan pertengahan dalam beramal ketika beribadah termasuk bentuk ghuluw (berlebih-lebihan), dan itu termasuk amalan yang tercela. Hal ini dikarenakan menyelisihi petunjuk Nabawi dan bisa menjadi sebab melalaikan diri dari berbagai kewajiban lainnya. Hal ini bisa menjadikan seseorang malas, kurang semangat dan lemas ketika melaksanakan ibadah lainnya. Ingatlah, sebaik-baiknya petunjuk adalah petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Baca juga: Ada Sisa Makanan Tertelan Saat Puasa, Batalkah Puasa Kita?

6. Faedah Puasa Daud Keenam

Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah menyampaikan, “Puasa Daud baiknya hanya ditunaikan oleh orang yang sanggup dan juga tidak merasa sulit untuk melakukannya. Jangan sampai seseorang yang menunaikan puasa ini sampai-sampai lalai dan meninggalkan amalan yang disyari’atkan lainnya. Begitu pun jangan sampai berpuasa ini membuatnya terhalangi untuk belajar ilmu agama.Karena ingat di samping puasa ini masih ada ibadah lainnya yang mesti dilakukan. Jika banyak melakukan puasa malah membuat jadi lemas, maka sudah sepantasnya tidak memperbanyak puasa. … Wallahul Muwaffiq.” (Syarh Riyadhus Sholihin, 3/470.)

7. Faedah Puasa Sunnah Daud Ketujuh

Tidak mengapa jika puasa Daud bertepatan pada hari Jumat atau hari Sabtu karena ketika yang diniatkan adalah melakukan puasa Daud dan bukan melakukan puasa hari Jumat atau hari Sabtu secara khusus.

Semoga pembahasan ini bermanfaat untuk kita semua, bisa menguatkan iman serta menambahkan ketaatan kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Terkait

Lainnya:

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More