Now Reading
Inspirasi, Sekuriti Ini Gajinya Rp 900 Ribu Perbulan, Tapi Bisa Naik Haji Bersama Istri!

Inspirasi, Sekuriti Ini Gajinya Rp 900 Ribu Perbulan, Tapi Bisa Naik Haji Bersama Istri!

Inspirasi, Sekuriti Ini Gajinya Rp 900 Ribu Perbulan, Tapi Bisa Naik Haji Bersama Istri!

Jakarta, Widiynews.com – Melaksanakan ibadah naik haji tidak sekedar biaya yang mahal, tapi butuh keyakinan, kesabaran, serta tawakkal. Banyak orang dengan profesi gaji besar, tapi merasa berat untuk menunaikan ibadah rukun Islam kelima ini.

Namun, mereka yang justru bergaji kecil dan pas-pasan malah sebaliknya. Itu semua tentu tidak lepas dari keyakinan, serta bersabar dalam bertawakkal karena semata-mata rindu akan ridho Allah.

Seperti kisah inspirasi keluarga Mansur, seorang petugas kemanan di komplek perumahan di Bangkalan, Jawa Timur.

Hal ini juga telah dibuktikan oleh Mansur dimana usahanya selama ini untuk bisa melaksanakan ibadah haji bisa terlaksana.

Diberitakan oleh liputan6.com, Mansur yang diketahui tinggal di Kampung Kejawanan, Kecamatan Socah ini setiap bulannya menerima upah dari pengelola perumahan Griya Abadi Rp 900 ribu.

Ia sudah mendaftarkan diri sebagai peserta haji sejak tahun 2011. Ia tak sendiri, karena ia juga mendaftarkan istri tercintanya untuk bisa bersama-sama melaksanakan ibadah haji.

Loading...

Tiap kali terima gajian dari pengelola Perumahan Griya Abadi, uang itu langsung disimpan ke tabungan naik haji. ” Waktu mendaftar, setorannya per orang Rp25 juta,” kata Mansur.

Karena gajinya disetorkan untuk biaya keberangkatan haji, untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya sekolah anak-anaknya, Mansur mengandalkan pendapatan dari usaha jamu yang dilakoni oleh istri.

See Also
Ini Makanan dan Minuman Penghuni Neraka

Pun demikian, jika ada kelebihan uang dari usaha tersebut setelah semua kebutuhan terpenuhi, Mansur dan istri langsung memasukkan ke tabungan haji. Usaha dan kesabaran Mansur dan istri akhirnya berbuah manis. Setelah delapan tahun, akhirnya ia dan istri bisa berangkat ke Tanah Suci.

Mereka pun berhasil melunasi seluruh biaya haji yang telah ditetapkan sebesar Rp 36.5 juta untuk satu orang. ” Kalau tidak nabung, mau dapat uang dari mana,” kata dia.

Menurut Mansur, menabung haji memang penuh godaan dan cobaan, selalu saja ada kebutuhan mendesak. Bila berhasil melewati semua cobaan itu, tabungan dalam kaleng yang sedikit itu akan ‘memanggil teman-temannya’ hingga cukup buat ongkos naik haji.

Godaan itu pula juga dialami Mansur. Selalu muncul situasi mendesak yang membutuhkan uang banyak dan jumlah tabungan haji cukup menutupi kebutuhan itu. Namun, Mansur selalu menepis keinginan memakai uang tabungan haji dan mencari jalan lain untuk menutupinya.

“Alhamdulillah, saya dan istri, bisa berangkat tahun ini, minta doanya semoga menjadi haji mabrur,” kata dia.[]

Terkait

Loading...

© 2016 Widiynews Web Media. All Rights Reserved.

Scroll To Top