Dicela Itu Lebih Baik Daripada Dipuji…..

Dicela orang lain mungkin rasanya memang sangat menyakitkan, karena hati mungkin terasa malu sebab kekurangan yang kita miliki nampak jelas dimatanya.

Tetapi perlu kita sadari, bahwa celaan yang membuat kita introspeksi diri lebih baik dari pada pujian yang hanya sekedar membuat kita hina dihadapan Allah, karena tak sedikit dari kita yang setelah mendapat pujian dari orang lain membuat diri ini lupa akan daratan.

Banyak diantara kita yang ketika dipuji langsung bersifat ujub, sehingga bersifat riya’pun sudah menjadi identitasnya untuk terlihat lebih baik dihadapan orang lain.

Tak Perlu Berharap Pujian

Untuk apa mengharap pujian dari manusia, jika pujian itu hanya membuat kita lupa dan hina dihadapan Sang Pencipta.

Lalu untuk apa mengharap pujian dari manusia, jika hanya membuat kita hina dihadapan Allah. Karena sesungguhnya yang berhak dipuji itu hanyalah Allah yang maha sempurna, sebab kita sebagai hambanya memang tidak akan pernah selamanya menjadi makhluq yang sempurna.

Jangan Membenci Saat Orang Lain Mencelamu, Karena Celaan Itu Bagaikan Jamu Pahit Yang Menyehatkan Tubuh

Maka dari itu, jangan membenci saat orang lain mencela, karena celaan itu bagaikan jamu pahit yang menyehatkan pada tubuh kita. Tapi memang tak bisa dipungkiri, marah itu tentu akan kita rasakan saat orang lain mencela kekurangan yang kita miliki, tapi ada kalanya jika saat merasa tidak enak hati kita segera introspeksi diri agar celaan itu tidak terulang kembali suatu saat nanti.

Loading...

Dicela, Segeralah Perbaiki Diri

Saat dirimu mendapat celaan dari orang lain, maka tanggaplah untuk segera melakukan perbaikan diri.

Sebab itulah saat orang lain sedang mencela, kita harus segera tanggap untuk melakukan perbaikan diri. Buktikan pada mereka bahwa kita tidak selemah yang mereka kira, boleh saja saat ini kita masih menjadi bahan ejekan mereka, tetapi siapa yang tahu kehidupan kita nanti dan seterusnya.

Karena Allah adalah Dzat yang maha kuasa, jika kita bersungguh-sungguh menjadikan diri lebih baik maka insyaallah celaan itu akan berubah menjadi berkah nanti pada kehidupan yang kita miliki.

Bersyukurlah Atas Celaan Itu

Bersyukulah saat ada yang mencela kekuranganmu, karena dari itu semualah kamu bisa memperbaiki dirimu sendiri.

Bersyukurlah saat orang lain tengah mencela kekurangan yang kita miliki, karena dengan demikian kita bisa melakukan perbaikan diri. Jadikan celaan itu motivasi kita agar selalu bersemangat untuk terus melakukan kebaikan, ntah dalam memperbaiki diri atau dalam mengharap rahmat dari sang pemberi kebaikan.

Dicela Itu Lebih Baik Daripada Dipuji

Lebih baik dicela tapi bisa membuatmu lebih bernilai sebagai manusia, daripada dipuji namun membuatmu lupa bahkan lebih hina.

Karena lebih baik dicela tapi bisa membuat kita lebih bernilai sebagai manusia, dari pada hanya dipuji tapi malah membuat kita lupa diri dan lebih hina, baik dihadapan manusia lainnya ataupun dihadapan Allah. Karena pujian itu melenakan, dan mengundang syetan untuk menggoda nafsu agar melakukan keburukan yang berupa takabbur, ujub, dan riya’.[]

Terkait

Sumber: Humairoh

Lainnya:

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More