Berita Nasional

Dikabarkan Masuk Menteri Jokowi, Ahok: Saya Cacat di Republik Ini

Saya tidak mungkin jadi menteri Jokowi. Saya bilang saya kan sekarang sudah cacat di republik ini. ujar Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Dikabarkan Masuk Menteri Jokowi, Ahok: Saya Cacat di Republik Ini

Saya tidak mungkin jadi menteri Jokowi. Saya bilang saya kan sekarang sudah cacat di republik ini. ujar Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Widiynews.com –¬†Kiprah mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias BTP alias Ahok tetap menarik untuk disimak. Selepas bebas usai menjalani hukuman sebagai terdakwa kasus penistaan agama, Ahok kerap mengunggah kegiatan via akun Youtube pribadi.

Selain itu, eks politikus Partai Gerakan Indonesia Raya itu pun beberapa kali menghadiri rangkaian acara yang digelar kelompok masyarakat. Terbaru, pada Senin (22/7/2019), Ahok menghadiri acara Roosseno Award IX-2019 di Roosseno Plaza, Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Ahok menyinggung perihal desas desus yang menyebut dirinya akan menjadi menteri dalam kabinet presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Seperti diketahui, BTP menjabat wakil gubernur tatkala Jokowi menjadi gubernur DKI Jakarta 2012-2014.

“Saya tidak mungkin jadi menteri. Saya bilang saya kan sekarang sudah cacat di republik ini. Sudah tidak dikehendaki saya di posisi ini. Tadi saya katakan, bagi orang banyak saya dianggap penista agama,” ujar Ahok seperti dilansir CNN Indonesia, Selasa (23/7/2019).

“Saya mesti tahu kondisi dan fakta. Jadi ya sudahlah. Saya juga tidak mau ada yang merasa ambil posisi dia, yang penting saya bisa bantu rakyat,” lanjut eks anggota DPR itu.

Lebih lanjut, Ahok mengaku lebih memilih menjadi entertainer di stasiun televisi maupun media sosial Youtube.

“Saya ingin jadi host saja. Yang penting host saya enggak ditahan-tahan. Jadi host, ya ngelawaklah. Aku nyanyi lumayan kok sekarang,” katanya.[cnc]

Written by Widiyanti
Didiklah anak-anakmu itu berlainan dengan keadaan kamu sekarang kerana mereka telah dijadikan Tuhan untuk zaman yang bukan zaman engkau. (Umar bin Khattab) Profile