Waduh, 5 Jenis Gangguan Tidur Ini Ternyata Bisa Berujung Kematian!

Gangguan Tidur – Banyak orang menggangap masalah gangguan tidur adalah hal sederhana karena sudah menjadi kebiasaan di malam hari. Jika Anda termasuk orang yang sering mengalami gangguan tidur, mulai saat ini berhentilah menganggap sepele masalah ini.

Banyak orang mengatakan sulit tidur dimalam hari disebabkan oleh insomnia. Tidak ada salahnya memang, tapi tahukah kalian bahwa banyak sekali penyebab gangguan tidur yang bisa membuat aktivitas esok hari terganggu karena kelelahan.

Hal terpenting jika kalian mengalaminya adalah mencari tahu apa penyebabnya. Selain itu, mengetahui jenis gangguan tidur kalian juga bisa menjadi cara mudah mengatasinya. Seperti sudah dijelaskan diawal, ada banyak faktor yang memicu seseorang kesulitan untuk tidur di malam hari.

Untuk menemukan solusi terbaiknya, maka melakukan dua cara diatas. Hal ini dilakukan jika kalian ingin berumur panjang. Menurut penelitian ada 5 jenis gangguan tidur yang bisa berujung kematian. Parah kan..?? Apa saja, yuk simak informasi lengkapnya dibawah ini.

5 Gangguan Tidur Bisa Sebabkan Kematian

5 Gangguan Tidur Bisa Sebabkan KematianFatal Familial Insomnia

Imsomnia adalah jenis gangguan tidur yang paling umum dan banyak dialami oleh orang saat ini. Dan tahukah kalian, yang paling berbahaya dari jenis gangguan ini adalah Fatal Familial Insomnia.

Gangguan ini terjadi karena disebabkan saat kondisi prion herediter yang menargetkan bagian otak, yakni pusat kendali siklus tidur dan bangun. Fatal Familial Insomnia menyebabkan penghentian kemampuan atau rasa ingin untuk tidur yang tidak terukur.

Dari hasil penelitian, seseorang yang sering mengalami gangguan ini biasanya berusia 32 tahun hingga 62 tahun. Karena sulit mendapatkan tidur berkualitas dan tidur yang nyenyak, para penderita akan meninggal karena degenerasi neurologis.

Sleep Diving

Mungkin namanya cukup asing, tapi gangguan tidur jenis ini sering kali dialami oleh para pengemudi. Atau mungkin saja kalian sering mengalami gangguan tidur jenis ini ketika sedang berkendara.

Ya, sesuai namanya, mengemudi dalam kondisi mengantuk ternyata kerap terjadi di beberapa negara belahan dunia. Para pengemudi yang kurang tidur akan mengantuk saat keluar dari rumah. Biasanya mereka suka sekali mencuri-curi waktu untuk bisa memejamkan mata karena sudah tidak tertahankan.

Lampu merah, saat-saat macet, penderita akan tertidur sejenak karena mata sudah ngantuk. Fatalnya, bunyi klakson dari kendaraan lain yang berada dibelakang ramai terdengar. Tak hanya menggangu kenyamanan pengendara lainnya, mengantuk saat mengemudi juga dapat menyebabkan kecelekaan dan kematian.

Sleeping Beauty Syndrome

Loading...

Kalian pasti masih ingat dengan fenomena aneh yang dialami oleh Siti Raisa Miranda, atau yang sering disapa Echa. remaja berusia 13 tahun asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini sempat mengalami tidur non-stop selama belasan hari. Sontak saja, banyak pihak yang mengaku kaget dan heran dengan peristiwa gangguan tidur ini.

Menurut informasi, Sleepong Beauty Syndrome ini merupakan fenomena aneh dan yang pertama terjadi di Indonesia. Jenis gangguan tidur ini sering kali disebut hipersomnia, yakni kelainan tidur yang ditandai rasa kantuk yang berlebihan. Sehingga penderita sering kali tidur dalam waktu yang lebih lama dibanding orang normal atau pada umumnya.

Yang lebih bahaya lagi, gangguan ini sangat rentan diderita oleh anak-anak muda, terutama remaja pria. Jika terjadi, maka hipersomnia dapat mengakibatkan kematian bagi si penderita. Sebab, penderita akan menderita kerusakan kinerja sosial, kurang makan serta kurang aktivitas.

Nokturia

Kalau gangguan tidur yang satu ini bukan membuat kalian sulit memejamkan mata, tapi walaupun ujung-ujung sama, yakni tidur kalian harus terganggu. Nokturia adalah gangguan dimana penderita akan mengalami rasa ingin buang air kecil dalam frekuensi yang sangat sering.

So, si penderita biasanya harus bolak-balik ke kamar mandi karena ingin buang air kecil. Hal semacam ini tentu sangat mengganggu karena dapat mengurangi waktu tidur. Jika hal ini terjadi, maka rasa kantuk akan selalu menyerang kalian di siang hari.

Seperti sedikit yang telah disinggung diatas, beberapa penyebab gangguan tidur pada umumnya adalah masalah gaya hidup. Seperti penyebab Nokturia adalah demikian, yakni terlalu banyak minum kopi, minuman bersoda, dan alkohol

Mendengkur atau Ngorok

Loh kok, mana mungkin mendengkur atau ngorok bisa sebabkan kematian? Ya, mendengkur adalah jenis gangguan tidur yang kerap kali mengganggu orang lain karena suara yang ditimbulkan dapat memicu orang lain sulit tidur nyenyak.

Namun, tahukah kalian jika mendengkur tidak hanya masalah sederhana, tapi bisa menjadi menjadi problem berat bagi si penderita sendiri.

Dengkuran atau suara aneh tersebut dapat terjadi saat semua otot lemas, termasuk di pangkal lidah. Dengkuran akan bertambah kerasketika penderita merasa lelah setelah menjalani aktivitas seharian penuh.

Jika ini terjadi terus menerus, penderita dapat mengalami serangan stroke, impotensi, dan hipertensi. Bahkan yang lebih parah lagi kematian mendadak saat tidur.

Siklus kehilangan nafas bisa saja berulang kali terjadi dan mengakibatkan si penderita bangun dalam kondisi yang lelah, sehingga produktifitas di siang hari akan berkurang karena tubuh terasa kelelahan.

Baca: Jangan Sepelekan, Ini 8 Efek Samping Jika Kamu Kurang Tidur

Kesimpulan

Gangguan tidur tidak hanya hal sepele. Mulai sekarang berhentilah menganggapnya sederhana masalah ini. Tidur dimalam hari merupakan cara terbaik untuk mengambalikan tenaga yang sudah terkuras selama seharian untuk beraktifitas. Saat tidur, seluruh organ pun akan beristirahat, sehingga penting sekali mendapatkan tidur yang berkualitas.

Terkait

Loading...
Berita Terkait

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More