Ketika Sahabat Umar Naik Unta Bergantian dengan Pembantu

Kisah disuatu hari Sayyidina Umar bin Khattab berangkat ke negeri Syam sambil menunggangi unta, saling bergantian dengan pembantunya. Pada saat sudah dekat ke negeri Syam, kebetulan yang mengganti menunggangi unta itu adalah pembantunya.

Pembantunya menunggangi unta dan Sayyidina Umar Radhiallahu Anhu memegang kendali. Dan kebetulan waktu itu ada banjir air yang meluap kejalan. Tiba-tiba datang Abu Ubaidah bin Jaroh, yaitu Gubernur di negeri Syam.

Abu Ubaidah kemudian berkata: Wahai amirul muminin! Sesungguhnya para petinggi negeri Syam keluar, hendak menyambut kedatanganmu. Sepertinya tak pantas jika mereka melihatmu dengan keadaan seperti ini.

Sahabat Umar pun berkata: Cukuplah Allah yang memberikan kehormatan bagiku. Dengan Islam aku tidak perduli dengan perkataan orang-orang kepadaku.

Loading...

Itulah kisah singkat sahabat Umar bin Khattab ketika menuju Syam bersama pembantunya. Tentu banyak hal yang bisa kita ambil dari kisah ini. Salah satunya adalah mampukah kita saat memiliki kekuasaan bersikap seperti sahabat Umar bin Khattab?

Sungguh perilaku yang patut dicontoh sebagai seorang pemimpin.

Untuk kita yang hidup dizaman sekarang sangat susah menemukan orang yang berperilaku seperti Umar ini. Mungkin hanya itu yang dapat saya bagikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat.

Sumber: KAJIANMUSLIM

Terkait

Loading...
Berita Terkait

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More