Now Reading
Selain Riya’, Berhati-Hatilah dengan Penyakit Ujub

Selain Riya’, Berhati-Hatilah dengan Penyakit Ujub

Selain Riya', Berhati-Hatilah dengan Penyakit Ujub

Ujub dalam Islam adalah rasa berlebihan dalam membanggakan diri sendiri dan cenderung sombong. Ujub termasuk salah satu sifat tercela dan dilarang karena merusak keimanan. Sifat tercela jika dibiarkan sangatlah berbahaya, karena dapat menggerogoti iman dan menyabkan terjerumus kejurang kekufuran.

Ujub sering kali tidak kita sadari. Merasa bangga terhadap diri sendiri secara berlebihan, merasa paling hebat, atau terpesona dengan kehebatan diri sendiri. Terkadang, riya dapat kita hindari, namun ujub tetap masih ada. Seperti contoh :

Kita Sholat tahajjud diam-diam, tidak ada yang tau, dan kita tidak cerita pada orang, dengan harapan tidak riya’, sebab hanya karena Allah SWT. Tetapi, dalam hati berkata-kata,

“hebat aku ini, bangun setiap malam tak pernah gagal Sholat Tahajjud, orang lain tidur pulas.”

Itulah ujub, walaupun orang lain tidak tahu, & tidak riya’. Penyakit Ujub adalah penyakit hati (Baca juga 5 Penyakit Hati dalam Islam Disertai Penjelasan dan Dalilnya) yang paling tersembunyi.Perasaan Ujub bisa datang pada setiap saat.

  • Orang yang rajin ibadah merasa kagum dengan ibadahnya.
  • Orang yang berilmu, kagum dengan ilmunya.
  • Orang yang cantik, kagum dengan kecantikannya.
  • Orang yang dermawan, kagum dengan kebaikannya.
  • Orang yang berdakwah, kagum dengan dakwahnya.

Sufyan at-Tsauri mengatakan:

“Ujub adalah perasaaan kagum pada dirimu sendiri sehingga kamu merasa bahwa kamu lebih mulia dan lebih tinggi derajat”

Muthrif rahimahullah telah berkata:

“Kalau aku tidur tanpa tahajjud dan bangun dalam keadaan menyesal, adalah lebih baik dari aku bertahajjud tetapi merasa kagum dengan amalan tahajjudku tadi.”

Seorang Sahabat Nabi Abu Ubaidah al-Jarrah yang menjadi Imam. Setelah selesai salam beliau berkata:

Loading...

“Syaitan selalu menghasut aku supaya merasa aku ini lebih hebat dari orang di belakangku. Aku tidak mau jadi Imam sampai kapanpun.”

Ingatlah, semua kelebihan adalah anugerah dari Allah, oleh karena itu kagumlah hanya kepada Allah , bukan diri sendiri .

Nabi shallallahu `alaihi wa sallam bersabda:

“Apabila seorang lelaki sedang berjalan dengan memakai baju yang bagus dan rambut yang disisir rapi menyebabkan dia merasa kagum dengan pakaian dan dandanan rambutnya (merasa gagah). Lalu Allah tenggelamkan dia ke dalam bumi dan dia terus ditenggelamkan sampai hari kiamat.” (HR Bukhari dan Muslim).

See Also
Menikahlah dengan Wanita Yang Baik Menurut Islam

“Ada 3 hal yang dapat membinasakan diri seseorang yaitu Kikir yang ditaati, hawa Nafsu yang diikuti dan Ujub (rasa kagum dengan diri sendiri).” (HR Al-Bazzar dan Al-Baihaqi).

Imam Nawawi rahimahullah berkata:

“Ketahuilah bahwa keikhlasan niat terkadang dihalangi oleh penyakit Ujub. Barang siapa ujub dengan amalnya sendiri maka akan terhapus amalnya.”. (Syarh Arba’in).

Hanya tanpa sifat Ujub, barulah ikhlas 100%. Sifat ujub bisa dikurangkan dengan cara :

  1. Banyak-banyak istighfar memohon ampun kepada Allah, setiap kali terbetik kehebatan diri
  2. Mengganggap semuanya daripada Allah saja, dan
  3. Berdoa mohon bantuan Allah.

Mari kita sama-sama muhasabah diri, dan coba yang terbaik. Semoga Allah bantu kita mengikis penyakit Ujub. Insyaa Allah …

Baca juga: 10 Penyakit Hati dalam Islam, Celakanya Bisa Dunia Akhirat

Terkait

Loading...

© 2016 Widiynews Web Media. All Rights Reserved.

Scroll To Top