Now Reading
Bulan Rabiul Awal, Jadwal Puasa, Keutamaan, dan Amalan Bulan Kelahiran Rosulullah

Bulan Rabiul Awal, Jadwal Puasa, Keutamaan, dan Amalan Bulan Kelahiran Rosulullah

Bulan Rabiul Awal, Jadwal Puasa, Keutamaan, dan Amalan Bulan Kelahiran Rosulullah

Bulan Rabiul Awal “Rabi’ul Awwal” merupakan bulan ketiga dalam penanggalan Tahun Hijriyah. Bulan ini menjadi salah bulan yang dimuliakan dalam Islam. Karena banyak keutamaan bulan Robiul Awal, salah satunya menjadi bulan kelahiran Rosulullah SAW.

Nabi Muhammad SAW dilahirkan pada 12 Robiul Awal tahun Gajah. Dan pada tahun 2019 kali ini, Maulid Nabi jatuh pada hari Sabtu, 9 November 2019. BUlan ini juga kerap kali dinamakan bulan Maulid.

Sejumlah peristiwa bersejarah juga terjadi pada bulan Rabiul Awal diantaranya, diangkatnya Nabi Muhammad menjadi Rosul, peristiwa hijrah serta wafatnya Rosulullah.

Keutamaan Bulan Rabiul Awal

Bulan Rabiul Awal (Rabi’ul Awwal) adalah bulan ketiga dalam kalender Hijriyah. Dalam bahasa Arab, kata “Rabi'” memiliki makna “musim semi”, sedangkan “Al Awwal” berarti pertama. Maka jika diartikan menurut bahasa, Rabiul Awal dapat diterjemahkan sebagai musim semi pertama.

Keutamaan Bulan Rabiul Awal

Dan kini, tidak terasa kita sudah berada di bulan Rabiul Awal, salah satu bulan yang agung bagi umat Islam di seluruh dunia. Dan berikut beberapa keutamaan bulan ketiga tahun Hijriyah ini.

1. Disunnahkan memperbanyak Sholawat

Bulan Rabiul Awal merupakan bulan yang sering di manfaatkan untuk bershalawat dan memberi salam kepada Rasulullah Saw.

Terutama shalawat Nariyyah yang bermanfaat untuk membuat hidup menjadi lebih baik, dan insya allah akan mendapatkan sya’faat dari Rasulullah Saw.

2. Banyak Berkah

Bulan Rabiul Awal sering dimanfaatkan untuk berkumpul sesama muslim di masjid ataupun majelis-majelis, bertujuan untuk menanamkan rasa cinta atau mahhabah kepada Rasulullah SAW .

3. Kecintaan kepada Rasulullah SAW

Keutamaan bulan Rabiul Awal menjadi bulan untuk mengungkapkan,akan kecintaan kepada Rasulullah. Bahkan orang kafir sekalipun akan mendapatkan manfaat dengan kegembiraan tersebut.

4. Mendapatkan rahmat Allah

Rahmat Allah berupa taman Surga, serta dibangkitkan di hari kiamat dengan golongan orang-orang yang mati sahid, sholeh, dan orang jujur.

Imam Syafi’i Rohimahullah mengatakan, “Barang siapa yang mengumpulkan saudara-saudara untuk memperingati Maulid nabi, kemudian menyediakan makanan, tempat, dan berbuat kebaikan untuk mereka serta ia menjadi sebab untuk atas dibacakannya maulid nabi, maka Allah akan membangkitkan dia bersama-sama orang yang jujur, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang sholeh. Dan dia akan dimasukkan dalam syurga na’im.”.

5. Melakukan amal kebaikan

Bulan Rabiul Awal menjadi bulan untuk melakukan amal kebaikan, seperti yang dilakukan Abu Lahab memerdekakan Suwaibah. Amal kebaikan yang mudah dilakukan seperti membaca Al Quran, bersholawat kepada Nabi, dan memperbanyak sedekah.

Amalan-Amalan yang Baik Dilakukan Pada Bulan Rabiul Awal

Memang tidak ada anjuran khusus pada hari itu. Tapi, umat Islam menghormati bulan Rabiul Awal dengan melakukan berbagai jenis amalan kebaikan.

Amalan-Amalan yang Baik Dilakukan Pada Bulan Rabiul Awal

Loading...

Adapun amalan-amalan yang jamak di lakukan adalah sebagai berikut.

1. Membaca shalawat Nabi

Sebagaimana ketika kita membaca tasyahud akhir ketika shalat. Inilah shalawat yang paling diagungkan oleh para Sahabat dan generasi berikutnya.

Di antara bentuk bacaan shalawat nabi yang paling utama yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ialah:

Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad, kamaa shallaita ‘ala Ibrahim wa ‘ala aali Ibrahim, innaKa Hamidum Majid. Allahumma barik (dalam satu riwayat, wa barik, tanpa Allahumma) ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad, kama barakta ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, innaKa Hamiidum Majid).

See Also
Ini Cara-Cara Syetan "Menelanjangi" Kaum Wanita

“Ya, Allah. Berilah (yakni, tambahkanlah) shalawat (sanjungan) kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi shalawat kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia. Ya, Allah. Berilah berkah (tambahan kebaikan) kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi berkah kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia.” (HR Bukhari, Muslim, dan lainnya).

2. Memperbanyak Sedekah

Memperbanyak sedekah tidak akan menjadi miskin. Bahkan, semakin banyak bersedekah semakin berkah harta yang kita punyai.

Keberkahan adalah berkumpulnya semua kebaikan. Orang yang diberkahi adalah orang yang selalu melakukan dan mendapatkan kebaikan.

3. Melaksanakan Puasa Sunnah

Melakukan puasa sunnah seperti Senin dan kamis, serta puasa tengah bulan Yaumul Bids pada tanggal 13-14-15 Hijriyah.

4. Memperbanyak Amalan kebaikan.

Ini adalah segala bentuk amalan yang baik-baik. Jangan sampai melakukan amalan yang bersifat maksiat. Orang-orang tua kita dulu mengatakan, di bulan lahirnya Nabi lahir, pantang untuk melakukan segala bentuk kemaksiatan.

Jika dalam bulan Rabiul Awal ini kita mampu melaksanakan semua amalan yang baik, menjauhkan kemaksiatan, maka di bulan-bulan berikutnya akan menjadi terbiasa.

Jadwal Puasa Sunnah Robiul Awal

Puasa sunnah yang dapat dilakukan pada bulan Maulid ini adalah puasa sunnah senin dan kamis serta puasa Ayyamul Bidh (Puasa tiga hari di tengah bulan). Berikut jadwal lengkap puasa sunnah di bulan Rabiul Awal 1441H/2019.

  1. Puasa Kamis, 31 Oktober
  2. Puasa Senin, 4 November
  3. Puasa Kamis, 7 November
  4. Puasa Senin, 11 November
  5. Ayyamul bidh 13 Rabiul Awal, 10 November
  6. Ayyamul bidh 14 Rabiul Awal, 11 November
  7. Ayyamul bidh 15 Rabiul Awal, 12 November
  8. Puasa Kamis, 18 November
  9. Puasa Senin, 21 November
  10. Puasa Kamis, 25 November

Peristiwa-Peristiwa Penting di Bulan Rabiul Awal

Selain kelahiran Nabi Muhammad SAW, terdapat sejumlah peristiwa penting dan bersejarah dalam bulan Rabiul Awal yang patut diketahui umat Islam. Berikut beberapa diantaranya.

  1. Tanggal 2 Rabiul Awwal 53 sebelum hijrah/ 21 April 571 M: Lahirnya Baginda Nabi Muhammad Saw.
  2. Tanggal 6 Rabiul Awwal 1369 H/ 27 Desember 1949 M/ Belanda mengakui kedaulatan Indonesia yang sejatinya telah merdeka sejak 17 Agustus 1945
  3. Tanggal 7 Rabiul Awwal 543 H/1 Agustus 1148: Tentara Salib gagal menaklukkan Damaskus untuk kedua kalinya
  4. Tanggal 8 Rabiul Awwal 1089 H/ 30 Maret 1678 M: Sultan Turki Utsmani Muhammad IV menyerang Rusia
  5. Tanggal 10 Rabiul Awwal 979 H/ 1 Agustus 1571 M: Turki Utsmani menaklukkan Siprus
  6. Tanggal 13 R. Awwal 1190 H/ 2 Mei 1776 M: Turki Utsmani mengumumkan perang dengan Iran
  7. Tanggal 14 R. Awwal 1347 H/ 1 November 1928: Mustafa Kemal Ataturk menghapuskan huruf Arab dari Turki
  8. Tanggal 17 R. Awwal 950 H/ 20 Juni 1543 M: Turki Utsmani menaklukkan Sisilia
  9. Tanggal 17 R. Awwal 1370 H/15 Maret 1951 M: Nasionalisasi kilang minyak di Iran
  10. Tanggal 28 R. Awwal 1243 H/ 20 Oktober 1827 M: Armada Eropa meruntuhkan armada Turki Utsmani di Navarinu, dekat pantai Yunani

Inilah penjelasan tentang bulan Rabiul Awal berserta keutamaan dan jadwal puasa sunnah Ayyamul Bidh atau puasa tiga hari pada pertengahan bulan. Semoga dapat menambah wawasan serta menjadikan motivasi untuk terus memperbanyak amal kebaikan. Salam.

Terkait

Loading...

© 2016 Widiynews Web Media. All Rights Reserved.

Scroll To Top